
Dolar Stabil Karena Data Manufaktur AS Positif

New York, (Antara/Xinhua) - Kurs dolar AS stabil dan diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena data manufaktur positif dari Amerika Serikat. Kurs spot indeks dolar, yang melacak greenback terhadap mata uang utama, keluar dari posisi terendah tujuh minggu setelah Institute for Supply Management (ISM) mengatakan bahwa kegiatan ekonomi di sektor manufaktur AS meningkat pada Juni untuk bulan ke-13 berturut-turut. Selain itu, perusahaan data keuangan Markit mengatakan sektor manufaktur AS mengalami ekspansi pada Juni, dengan angka akhir PMI manufaktur AS naik menjadi 57,3, tertinggi sejak Mei 2010. Sementara itu, yen Jepang melemah karena data manufaktur Tiongkok juga datang di atas harapan dan permintaan pasar untuk aset-aset "safe haven" menurun. Data resmi Tiongkok yang dirilis pada Selasa menunjukkan pertumbuhan di sektor manufaktur negara itu melaju dalam kecepatan tertinggi enam bulan pada Juni, dengan PMI naik menjadi 51 pada bulan lalu, tanda bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu lebih stabil. Fokus utama minggu ini adalah laporan penggajian (payroll) non pertanian AS untuk Juni yang dijadwalkan akan dirilis pada Kamis oleh Departemen Tenaga Kerja. Selain itu, Bank Sentral Eropa akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter bulanan pada Kamis. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,3679 dolar dari 1,3695 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,7152 dolar dari 1,7107 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,9497 dolar dari 0,9427 dolar. Dolar dibeli 101.52 yen Jepang, lebih tinggi dari 101,28 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik ke 0,8874 franc Swiss dari 0,8865 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,0636 dolar Kanada dari 1,0665 dolar Kanada. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
