Logo Header Antaranews Sumbar

Jet Pakistan Tewaskan 17 Orang Dalam Serangan Tumpas Gerilyawan

Sabtu, 28 Juni 2014 18:57 WIB
Image Print

Bannu, Pakistan, (Antara/AFP) - Jet Pakistan menewaskan 17 gerilyawan dalam serangan terbaru di tempat persembunyian pemberontak di bagian bergolak baratlaut negara itu, kata pejabat, Sabtu. Pesawat membombardir tempat persembunyian di daerah Dargamandi dan Chashma Gaon, Waziristan Utara, Jumat malam, saat lembaga bantuan bertujuan membantu pengungsi, yang lari dari operasi militer. Hampir setengah juta orang telah melarikan diri dari serangan di Waziristan Utara yang bertujuan untuk memusnahkan kubu lama gerilyawan di daerah tersebut, yang berbatasan dengan Afghanistan. Puluhan ribu keluarga telah mengungsi ke kota Bannu, dekat dengan Waziristan Utara, sedangkan ratusan lainnya telah pindah lebih jauh ke kota Lakki Marwat, Karak dan Dera Ismail Khan sejak serangan dimulai pada pertengahan Juni. "Jet tempur membombardir tempat persembunyian militan, menewaskan 17 gerilyawan dan menghancurkan enam kompleks mereka," kata pejabat senior keamanan kepada AFP. Seorang pejabat intelijen setempat mengkonfirmasi korban gerilyawan dalam serangan udara. Serangan penuh pasukan darat diperkirakan selama beberapa hari dan tembakan intensif di beberapa daerah menunjukkan bahwa sekarang sudah dekat. Hampir 370 gerilyawan dan 12 personel keamanan telah tewas dalam ofensif, dijuluki "Zarb-e-azb" setelah pedang yang digunakan dalam pertempuran oleh Nabi Mohammad, meskipun jumlah dan identitas korban tidak mungkin untuk diverifikasi. Angkatan bersenjata Pakistan telah menggunakan jet-jet tempur, tank dan artileri dalam operasi yang dimulai hampir dua pekan lalu. Serangan di benteng gerilyawan di Waziristan Utara, lama didesak oleh Washington, akhirnya diluncurkan setelah serangan dramatis pada bandara Karachi yang menewaskan puluhan orang dan menandai akhir dari proses perdamaian yang goyah dengan Taliban Pakistan. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026