Logo Header Antaranews Sumbar

Presiden Correa Persingkat Jam Kerja Demi Ekuador Vs Prancis

Rabu, 25 Juni 2014 09:05 WIB
Image Print

Quito, (Antara/Xinhua-OANA) - Presiden Ekuador Rafel Correa pada Selasa (24/6) memutuskan untuk memperpendek jam kerja buat Rabu agar rakyat Ekuador dapat menyaksikan tim nasional mereka berlaga melawan Prancis dalam pertandingan kualifikasi penting Piala Dunia 2014. Juru Bicara Pemerintah Fernando Alvarado mengumumkan melalui Twitter bahwa Correa mengeluarkan dekrit yang mengizinkan pegawai sektor layanan masyarakat pulang pada pukul 14.30 waktu setempat (Kamis, 02.30 WIB), atau tiga jam lebih cepat daripada biasanya. Sektor swasta, tambahnya, dapat mengikuti tindakan itu, sesuai dengan keputusan masing-masing perusahaan. Dekrit tersebut, kata Alvarado, berfungsi untuk memperlihatkan dukungan buat tim nasional Ekuador, yang dijadwalkan melawan Prancis di Rio de Janeiro, Brazil, untuk meraih peluang maju ke putaran 16 besar Piala Dunia. "Mari lah semua mendukung Tri," tulis Alvarado di akunnya, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi. Ia merujuk kepada nama julukan timnya, yang merupakan kependekan dari "tricolor", atau tiga warna bendera nasional Ekuador. Correa mengumumkan tindakan yang sama pada 20 Juni, ketika tim nasional Ekuador menghadapi Honduras di Curitiba, dan menang 2-1 sehingga menempati posisi kedua dengan tiga poin di Grup E Piala Dunia 2014. Pertandingan melawan Prancis, yang memimpin Grup E setelah mengumpulkan enam poin, dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat (Kamis, 01.00 WIB). Dalam pertandingan pembukaan kejuaraan tersebut pada 15 Juni, Ekuador kalah 2-1 dari Swiss. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026