Tanker Minyak Hilang di Lepas Pantai Ghana, Diduga Dibajak

id Tanker Minyak Hilang di Lepas Pantai Ghana, Diduga Dibajak

Accra, (Antara/Reuters) - Sebuah kapal tanker minyak berbendera Liberia telah hilang di lepas pantai Ghana dan seorang pejabat senior pelabuhan dikutip Reuters, Sabtu, bahwa kapten mengirimkan panggilan darurat yang mengatakan kapal itu diserang oleh bajak laut. Kapal berbendera Liberia, MT Fair Artemis, melakukan kontak dengan manajernya, Fairdeal Grup S.A, pukul 18.00 waktu setempat (18.00 GMT) pada Rabu ketika beroperasi di lepas pantai Ghana, kata perusahaan. Kapal gagal melakukan kontak pada hari berikutnya. Serangan bajak laut melonjak sepertiga di lepas pantai BaratAfrika tahun lalu, mendorong biaya asuransi bagi perusahaan perkapalan yang beroperasi di pusat ekspor komoditis. "Perhatian utama kami adalah ... untuk keselamatan mereka yang ada di dalam kapal. Kami ingin meyakinkan keluarga mereka dan semuapemangku kepentingan yang kami berkomitmen penuh untuk mengembali krudan kapal ke pelabuhan yang aman," kata direktur armada Fairdeal, John Gray. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan Sabtu bahwa kapalmasih hilang, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Seorang pejabat senior di pelabuhan Tema, Ghana, sebelah timur ibu kota, mengatakan kepada Reuters: "Kami telah mendapat panggilan darurat dari kapten kapal kemarin (Jumat), mengatakan ia berada di 36 mil laut jauhnya dari perairan kita, setelah ia dibajak dan dijarah di Perairan Togo, Rabu pagi." Pejabat itu menolak untuk diidentifikasi. Pembajakan Afrika Barat berakar pada pemberontakan di wilayah Nigeria yang kaya minyak, Delta Niger, yang telah melahirkan jaringan kejahatan. Geng-geng menargetkan kargo, yang sering bahan bakar, dan merampok atau menculik para anggota awak. Geng mengancam keamanan minyak di Teluk Guinea di luar Nigeria termasuk di Ghana dan Pantai Gading, di mana penemuan-penemuan (minyak) lepas pantai telah memicu minat perusahaan-perusahaan minyak internasional dan mendorong upaya-upaya untuk mengubah zona tersebut menjadi pusat minyak dan gas. Ada tanda-tanda para perompak tumbuh lebih berani karena merekamenyerang tanker pada Januari, di lepas pantai Angola dan berlayarke pantai Nigeria dalam serangan paling selatan. Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Ghana mengatakan, Angkatan Laut sedang melakukan pencarian kapal, yang dibangun pada tahun 2009 itu. (*/jno)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.