Logo Header Antaranews Sumbar

KPU Pesisir Selatan Targetkan 75 Persen Pemilih

Kamis, 5 Juni 2014 16:09 WIB
Image Print

Padang,(Antara) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan 75 persen pemilih memberikan hak suara pada pemilihan presiden 9 Juli 2014. "Target 75 persen pemilih tersebut sama ketika pelaksanaan pemilu di Kabupaten Pesisir Selatan," kata Riswandi dari Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Pesisir Selatan, di Padang, Kamis. Ia menjelaskan, KPU memaksimalkan sosialisasi menjelang pilpres guna mencapai target 75 persen pemilih di Kabupaten Pesisir Selatan "Pilpres digelar lebih sebulan lagi, KPU dapat memaksimalkan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih," ujarnya. Sasaran yang harus dimaksimalkan berpartisipasi pada pilpres nanti antara lain pemilih perempuan, pemilih pemula seperti pelajar dan mahasiswa, masyarakat marginal seperti petani buruh dan nelayan, penyandang disabilitas, masyarakat terisolasi, dan masyarakat keagamaan. "Potensi pemilih pemula di Kabupaten Pesisir Selatan diperkirakan mencapai sekitar 6.000 orang," ujar Riswandi. Ia mengatakan, daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) pada pilpres tahun 2014 di Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 321.611 orang. "Angka itu naik dari DPT pemilu legislatif 2014 yang jumlahnya tercatat 315.319 pemilih, di antaranya sebanyak 156.027 pemilih laki-laki dan 159.332 pemilih perempuan," katanya. Ia menjelaskan, DPSHP tersebut nantinya akan diumumkan dan dilakukan kembali pemutakhiran data untuk selanjutnya diumumkan kepada masyarakat sebelum ditetapkan sebagai DPT Pilpres 2014. Pemuktakhiran daftar pemilih pilpres mengacu kepada Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2014 tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014. "Selain itu juga mengacu kepada PKPU Nomor 4 Tahun 2014 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014," ujarnya. Sementara itu Komisioner KPU Sumbar Fikon menyatakan, KPU Sumbar saat ini terus melakukan perbaikan data pemilih untuk Pilpres 2014. "Pemilih pemilu merupakan salah satu titik konsentrasi KPU untuk ditingkatkan partisipasinya, perlu didorong agar aktif memberikan hak pilih pada Pilpres," katanya. Ia menjelaskan, selain memperbaiki kembali data pemilih dengan cara turun ke lapangan, juga meminta PPK dan PPS membuat laporan inventarisasi masalah terkait data pemilih pilpres tersebut. "Dengan begitu nantinya akan mudah mencari akar pemasalahan bila data pemilih itu ada perbedaan," katanya. (*/zon)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026