Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat (Sumbar) melalui Polsek Tanjung Raya masih melakukan penyelidikan kasus perampokan yang menimpa warga Batang Kubang, Jorong Alai, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda melalui Paur Humas Polres Agam Aiptu Yan Frizal di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan saat ini anggota Reskrim Polsek Tanjung Raya masih melakukan penyelidikan kasus perampokan yang menimpa Rumiyati (40). "Aggota Reskrim telah memanggil beberapa saksi yang terkait dengan kasus perampokan dengan kekerasan ini," kata Yan Frizal. Mudah-mudahan, tambah dia, dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap dan keempat pelaku perampokan bisa ditangkap. Yan Frizal menjelaskan, perampokan ini terjadi menjelang shalat Jumat sekitar pukul 12:10 WIB. Kejadian bermula saat Rumiyati sendiri di dalam rumah dan datang pelaku sebanyak empat orang yang berpura-pura bertamu. Saat Rumiyati membuka pintu rumah, langsung pelaku membekap mulut korban, mengikat tangan serta kaki dengan tali nilon. Lalu menutup wajah Rumiyati dengan kain gorden pintu dan memukul ke arah muka korban. "Pelaku juga mengancam akan membunuh korban apabila berteriak," tegasnya. Setelah itu, pelaku menggeledah isi lemari korban dan mengambil uang tunai sebesar Rp50 juta beserta empat unit telepon genggam. "Total kerugian korban sebesar Rp55 juta," tambahnya. Beberapa jam setelah kejadian, korban bisa melepaskan tali yang mengikat tangan, kaki dan kain menutup wajah korban. Korban langsung berteriak meminta tolong dan langsung keluar rumah. Sesampai di luar rumah, korban meminta tetangga untuk menghubungi suami korban Amrizal (45). Beberapa menit suami korban sampai di rumah dan langsung menghubungi anggota Polsek Tanjung Raya. Yan Frizal mengakui, ini merupakan kasus pencurian dan kekerasan atau perampokan yang pertama pada tahun 2014 di wilayah hukum Polres Agam meliputi Kecamatan Tanjung Raya, Lubukbasung, Matua, Tanjung Mutiara, Palembayan dan Ampek Nagari. "Dengan kejadian ini, saya berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengunci rumah dan tidak menerima tamu yang tidak dikenal," katanya. (ari)