Jakarta (ANTARA) - Timnas sepak bola Prancis kembali menjadi salah satu favorit utama pada Piala Dunia 2026 setelah memastikan tiket ke putaran final untuk edisi kedelapan secara beruntun dan berambisi merebut gelar juara dunia ketiga.

Laman FIFA, Rabu, menyatakan Les Bleus datang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan generasi muda berbakat yang dipimpin penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe.

Mereka menatap Piala Dunia yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni hingga 20 Juli tersebut, dengan status sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

Timnas yang dilatih Didier Deschamps itu berhasil mengamankan tempat di putaran final, sekaligus mencatatkan partisipasi ke-17 mereka sepanjang sejarah turnamen.

FIFA mencatat Prancis menjadi salah satu negara yang paling konsisten dalam hampir tiga dekade terakhir, dengan selalu tampil sejak Piala Dunia 1998.

Jalur menuju Piala Dunia 2026 tidak terlepas dari performa stabil Les Bleus dalam siklus kompetisi internasional.

Setelah menjadi finalis Piala Dunia 2022 di Qatar, Si Biru mempertahankan posisinya sebagai salah satu unggulan utama dari Eropa.

Dalam undian putaran final, Prancis tergabung di grup I bersama Norwegia, Senegal, dan Irak.

Secara historis, Prancis memiliki catatan gemilang di Piala Dunia. Mereka tampil pertama kali pada edisi perdana tahun 1930 dan kemudian berkembang menjadi salah satu negara tersukses.

Les Bleus pertama kali menjuarai Piala Dunia 1998 saat menjadi tuan rumah dan kembali mengangkat trofi pada edisi 2018 di Rusia.

Selain itu, Prancis juga finis sebagai runner-up pada 2006 dan 2022.

Salah satu rekor paling terkenal milik Prancis adalah torehan 13 gol dalam satu edisi Piala Dunia yang dicatat Just Fontaine pada 1958.

Rekor tersebut masih bertahan hingga sekarang sebagai jumlah gol terbanyak yang dicetak seorang pemain dalam satu turnamen Piala Dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, pencapaian Prancis tetap impresif. Mereka mencapai final Piala Dunia 2022 dan terus bersaing di level tertinggi Eropa maupun dunia. 

FIFA menyebut, stabilitas itu tidak lepas dari keberhasilan Deschamps membangun regenerasi skuad tanpa kehilangan kualitas permainan.

Sorotan utama tetap tertuju kepada kapten tim, yakni Kylian Mbappe. 

Penyerang itu telah mengoleksi 12 gol di dua Piala Dunia sebelumnya dan berpotensi memecahkan rekor gol milik Fontaine untuk Prancis.

Selain Mbappe, pemain seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, William Saliba, dan Aurelien Tchouameni juga menjadi tulang punggung generasi baru Les Bleus.

Lewat kedalaman skuad yang merata, pengalaman Deschamps selaku pelatih dan legenda timnas, serta kehadiran Mbappe sebagai pemimpin generasi baru, Prancis kembali membidik pencapaian tertinggi di Piala Dunia 2026 dan berupaya menambah koleksi gelar dunia menjadi tiga trofi.

Berikut skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026:

Pelatih: Didier Deschamps.

Kiper: Mike Maignan, Brice Samba, Robin Risser.

Bek: Lucas Digne, Malo Gusto, Lucas Hernandez, Theo Hernandez, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Maxence Lacroix, William Saliba, Dayot Upamecano.

Gelandang: Ngolo Kante, Manu Kone, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, Warren Zaire-Emery, Rayan Cherki, Maghnes Akliouche.

Pemain depan: Bradley Barcola, Ousmane Dembele, Desire Doue, Jean-Philippe Mateta, Kylian Mbappe, Michael Olise, Marcus Thuram.

Jadwal pertandingan Prancis pada fase Grup I Piala Dunia 2026:

- Rabu, 17 Juni, 02.00 WIB, melawan Senegal.

- Selasa, 23 Juni, 04.00 WIB, melawan Irak.

- Sabtu, 27 Juni, 02.00 WIB, melawan Norwegia.