Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pelantikan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) akan diumumkan dalam waktu dekat, sementara pejabat yang baru dapat langsung menjalankan tugas sejak pengumuman pergantian jabatan pada Selasa.
"Tunggu nanti akan kita umumkan (pelantikan). Yang pasti dengan ditetapkan pengangkatan pejabat yang baru sudah dapat menjalankan fungsi dan tanggung jawab sebagaimana mestinya," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Presiden RI, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam.
Mensesneg Prasetyo dalam kesempatan itu, mengumumkan keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat Nanik S Deyang menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN.
Selain Nanik, turut diumumkan Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono menggantikan Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN.
Mensesneg menyampaikan penggantian tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo melakukan evaluasi atas kinerja BGN selama 1,5 tahun terakhir.
Dengan penggantian pucuk pimpinan, dia menyampaikan BGN diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program prioritas, memperbaiki kinerja dan meningkatkan tata kelola organisasi demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dalam hal peningkatan kualitas asupan gizi.
"Kami juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Prasetyo.
Dia memastikan setiap unit kerja di lingkup BGN dapat menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing dan operasional terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berjalan sesuai dengan standar yang berlaku.
Mensesneg mengatakan perombakan itu diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam upaya penguatan implementasi MBG agar dapat berjalan sebaik-baiknya sebagai bagian dari investasi terhadap pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia sekaligus menjadi penggerak ekonomi nasional.