Padang (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Tidar, Magaleng, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Tim Sapa Maninjau memberikan sosialisasi mitigasi bencana bagi siswa SDN 31 Batang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Sosialisasi mitigasi bencana kami lakukan dengan menggunakan pendekatan “berkomunikasi” dengan metode bernyanyi dan permainan, agar para siswa sekolah dasar, lebih mudah mengingat dan memahami materi," kata Ketua Tim Sapa Maninjau, Adhito Irsyad Pratama, di Padang, Selasa.

Ia menjelaskan sosialisasi yang dilakukan mulai dari mengenali tanda bahaya, apa yang harus dilakukan saat bencana datang, serta memberikan informasi terkait barang darurat saat bencana, lewat permainan yang sederhana.

“Kalau ada gempa, lindungi kepala. Kalau ada gempa, masuk bawah meja. Kalau ada gempa, jauhilah kaca. Kalau ada gempa, lari ke luar sana,” jelasnya.

Pada kegiatan ini, Tim Sapa Maninjau juga turut memberikan sosialisasi tambahan yaitu terkait bullying atau perundungan untuk siswa kelas 1 hingga kelas 3, dan pengenalan teknologi baru berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta filterasi air sederhana untuk kelas 4 hingga kelas 6.

Kepala Sekolah SDN Batung Panjang, Nofrizal Andre menyebutkan kegiatan yang digelar pada Sabtu, 14 Februari lalu, diikuti dengan antusias oleh sekitar 90 siswa.

"Kami sangat mengapresiasi sosialisasi mitigasi bencana, siswa terlihat sangat antusias, semoga para siswa juga paham tentang hal ini,” katanya. 

Tim Sapa Maninjau adalah bagian dari Program Mahasiswa Berdampak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang berasal dari Universitas Tidar. 

Tim terdiri dari 52 mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan, Teknik Rekayasa Perancangan Manufaktur (TRPM), Teknik Industri dan Teknik Elektro.

Program Utama Tim Sapa Maninjau adalah melakukan proses produksi dan pelaksanaan/ implementasi teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan filtrasi. 

Selain itu, melakukan monitoring quality control dalam pelaksanaan dan instalasi, serta melakukan kegiatan diversifikasi produk berbasis olahan ikan nila, menjadi produk bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Konsentrasi pelaksanaan program Tim Sapa Maninjau adalah Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Program ini dimulai dari tanggal 2 hingga 28 Februari mendatang.