Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan fogging atau pengasapan menggunakan insektisida malathion untuk membunuh nyamuk dewasa sebagai antisipasi meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Lembah Melintang.

"Hari ini kita melakukan fogging tepatnya di daerah berjangkitnya DBD di Jorong Sayur Maincat Koto Raya Nagari Koto Gunung," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Selasa.  

Menurutnya pihaknya menggunakan dua alat fogging dengan dua orang petugas dari Dinas Kesehatan dan satu dari Puskesmas Ranah Salido.

Selain itu juga menurunkan lima orang petugas dari Dinas Kesehatan, delapan orang dari Puskesmas Ranah Salido serta sejumlah lintas sektor lainnya.

"Mudah-mudahan dengan fogging ini bisa menghambat penyebaran penyakit DBD," katanya.

Dari data Dinas Kesehatan sebanyak 58 orang terjangkit penyakit DBD selama 2026.

Khusus di wilayah kerja Puskesmas Tanah Salido sebanyak 14 orang mengalami DBD.

Dalam rangka mengatasi penyakit DBD itu, pihaknya sebelumnya juga telah melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sampai gotong royong bersama di lokasi yang terjangkit penyakit itu.

"Kita juga telah melakukan pemeriksaan kepada warga yang yang demam. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga telah kita lakukan dua kali pada 10 dan 17 Januari 2026," katanya.

Dia mengharapkan masyarakat dapat menjaga kebersihan agar penyakit DBD tidak semakin berkembang.

Lalu melakukan 3 M plus yakni menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan, dan mendaur ulang atau mengubur barang bekas plus menggunakan obat nyamuk, memasang kasa, memelihara ikan pemakan jentik, dan menanam tanaman pengusir nyamuk untuk perlindungan ekstra.