Kota Padang (ANTARA) - Rektor Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat Efa Yonnedi menegaskan keutamaan dan pentingnya membangun serta menciptakan riset terkait kebencanaan di zona cincin api pasifik (ring of fire).
"Sumatera Barat merupakan salah satu wilayah yang masuk zona cincin api pasifik sehingga penting untuk menyiapkan riset tentang kebencanaan," kata Efa Yonnedi di Kota Padang, Rabu.
Rektor mengatakan berkaca dari peristiwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di akhir 2025, harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak dalam menyiapkan mitigasi yang jauh lebih baik di masa mendatang.
Eks Konsultan Bank Dunia tersebut mengatakan sejak awal Unad selalu mengutamakan dan mengedepankan riset yang berkualitas, termasuk dalam hal kebencanaan. Bahkan, kampus itu telah membuka Program Studi (Prodi) Magister Manajemen Bencana berdasarkan Keputusan Rektor dengan Nomor 1657/UN16.R/KPT/1/2024 tertanggal 3 Juni 2024.
"Karena kita (Sumbar) berada di zona rawan bencana, Unand juga harus terdepan dalam hal riset kebencanaan," ujarnya.
Penguatan riset kebencanaan tersebut juga didukung oleh sistem dan manajemen kebencanaan yang meliputi gagasan sebelum bencana terjadi, pada saat dan setelah bencana melanda suatu daerah. Hal itu misalnya penguatan mitigasi, literasi dan edukasi kepada masyarakat terutama di daerah yang rawan terdampak bencana.
Ia menambahkan saat bencana ekologis melanda Ranah Minang di akhir November dan Desember 2025, Unand menurunkan tim tanggap bencana yang terdiri dari dosen, tenaga kesehatan, psikiater hingga mahasiswa untuk membantu pemulihan.
Tidak hanya itu, pascabencana, perguruan tinggi tersebut juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi. Kolaborasi yang melibatkan ratusan mahasiswa ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan di lokasi terdampak salah satunya pendataan tingkat kerusakan rumah warga.
"Ini bukan hanya tentang membangun secara fisik tetapi lebih dari itu Unand berupaya membangun mental masyarakat agar lebih kuat," tegas Efa Yonnedi.
Unand tegaskan keutamaan riset kebencanaan di zona cincin api pasifik
Pengendara melintas di sekitar kawasan permukiman rumah warga di Danau Singkarak, Sumatera Barat yang terdampak banjir pada November 2025. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Pengendara melintas di sekitar kawasan permukiman rumah warga di Danau Singkarak, Sumatera Barat yang terdampak banjir pada November 2025. ANTARA/Muhammad Zulfikar