Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Alwi Farhan akan mengawali perjuangan pada BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 dengan masing-masing berhadapan dengan wakil Taiwan Lee Chia-hao dan unggulan ketujuh asal Prancis Alex Lanier.

Dalam turnamen yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur pada 6–11 Januari, Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie yang menempati unggulan keempat akan menghadapi Lee Chia-hao untuk kali keempat.

Jojo memiliki modal penting karena selalu menang dalam pertemuan sebelumnya. Ia mengalahkan Lee pada Hong Kong Open 2023 dengan skor 21-19, 21-18, kemudian kembali menang pada Arctic Open 2025 dengan skor serupa. Pada pertemuan terakhir di Korea Open 2025, Jonatan menang melalui laga tiga gim dengan skor 22-20, 15-21, 21-15.

Berdasarkan hasil undian, Jonatan berada satu bagan dengan unggulan kedelapan asal Jepang Kodai Naraoka dan berpeluang bertemu di perempat final.

Malaysia Open memiliki kenangan kurang manis bagi Jonatan pada edisi sebelumnya. Pada turnamen tahun lalu, ia harus tersingkir di babak pertama setelah kalah dari wakil Prancis Toma Junior Popov dengan skor 8-21, 21-14, 24-26.

Sementara itu, Alwi Farhan akan langsung mendapat ujian berat pada laga debutnya di Malaysia Open. Pebulu tangkis muda Indonesia itu dijadwalkan menghadapi Alex Lanier yang berstatus unggulan.

Meski berstatus nonunggulan, Alwi memiliki catatan pertemuan yang cukup berimbang. Dari tiga pertemuan, Alwi mencatat dua kemenangan. Pertemuan pertama terjadi saat keduanya masih berkompetisi di level junior, tepatnya pada Kejuaraan Dunia Beregu Junior 2023, ketika Alwi menang 21-14, 21-15.

Alwi kemudian kalah dari Lanier pada Japan Open 2025 dengan skor 14-21, 15-21, 18-21. Namun, pada pertemuan terakhir di French Open 2025, Alwi berhasil mencuri kemenangan di hadapan publik tuan rumah dengan skor 21-15, 21-16.

Alwi mengaku termotivasi menjalani debutnya di Malaysia Open sekaligus tampil di turnamen level Super 1000 pada awal musim.

“Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Tahun baru semuanya dimulai dari nol, race to Hangzhou-nya juga kembali terbuka,” kata Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.

Ia menambahkan akan berusaha memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.

“Tugas saya hanya berusaha, sisanya saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” ujar Alwi.

Indonesia menurunkan sembilan wakil pada Malaysia Open 2026. Selain Jonatan dan Alwi di sektor tunggal putra, Indonesia juga diwakili Putri Kusuma Wardani pada nomor tunggal putri.

Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Untuk sektor ganda putri, Indonesia diwakili Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sementara sektor ganda campuran diisi oleh Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Indonesia terakhir kali meraih gelar juara di Malaysia Open pada 2023 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang kala itu mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-18, 18-21, 21-13.


Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Jefri Doni
Copyright © ANTARA 2026