Lubuk Sikaping (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Pasaman, Sumatera Barat ajak masyarakat jaga suasana kamtibmas di wilayah Kabupaten Pasaman tetap kondusif.
Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat di Lubuk Sikaping, Selasa mengatakan bahwa tidak ada aksi demonstrasi terjadi didaerah setempat.
"Terpantau kondusif. Maka dari itu kami minta kepada masyarakat tidak terprovokasi perkembangan di media sosial agar situasi kamtibmas tetap terjaga di ranah Pasaman ini," kata Kapolres.
Kapolres juga meminta kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial yang dapat memicu konflik didaerah setempat.
"Sudah disampaikan kepada seluruh jajaran Polsek maupun Bhabinkamtibmas agar turut memantau aktifitas masyarakat sama-sama bijak dalam bermedia sosial. Sebab aktifitas di media sosial yang tidak terkontrol dapat memicu perpecahan di tengah-tengah masyarakat," tambahnya.
Kapolres juga mengatakan terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan lintas sektor maupun organisasi masyarakat (ormas) yang ada dalam menjaga situasi kamtibmas.
"Disamping itu kita juga malaksanakan kegiatan patroli gabungan TNI-Polri, Satpol PP dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di Kabupaten Pasaman," katanya.
Kegiatan patroli skala besar ini kata dia juga merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri, serta seluruh lapisan masyarakat.
"Ini merupakan satu ikatan yang bisa digerakkan sewaktu-waktu dalam menjaga Kamtibmas serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Pasaman,” katanya.
Patroli skala besar ini melibatkan beberapa kendaraan yang terdiri dari kendaraan roda enam, roda empat dan sepeda motor yang berpatroli dari Lubuk Sikaping menuju Kecamatan Panti dan Kecamatan Rao.
Personel patroli skala besar ini terdiri dari gabungan personel TNI dari Kodim 0305 Pasaman, personel Polres Pasaman dan anggota Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasaman, anggota Basarnas serta personel dari instansi terkait lainnya.
"Segala potensi konflik sekecil mungkin kita lakukan pencegahan agar tidak ada memicu aksi yang lebih besar," tutupnya.