Lubukbasung (ANTARA) - Bupati Agam, Sumatera Barat, Benni Warlis mengajak masyarakat daerah itu untuk mendukung program unggulan (Progul) yang telah berhasil dilaksanakan selama 100 hari pertama masa kepemimpinannya, terutama sawah pokok murah.
“Saya mengajak masyarakat Agam agar terus mendukung program unggulan, khususnya sawah pokok murah yang telah terbukti terlaksana di lapangan,” kata Benni Warlis di Lubuk Basung, Jumat.
Ia mengatakan program sawah pokok murah telah menunjukkan hasil positif. Beberapa lahan pertanian yang dikelola dengan metode sawah pokok murah, mulai memasuki masa bunting padi, bahkan tetap terpelihara dengan baik di musim kemarau.
Sebaliknya, lahan yang tidak mengikuti konsep sawah pokok murah justru berisiko gagal panen.
“Ini fakta lapangan, dengan adanya sekolah lapangan sawah pokok murah saat ini, saya yakin masyarakat akan bisa melihat dan menilai secara jernih bahwa program ini memang solusi nyata," katanya.
Ia menambahkan program ini murah, mudah, dan meningkatkan pendapatan petani.
Setelah itu memberikan keuntungan ekonomi dan berperan besar dalam menyelamatkan lingkungan dari penggunaan pupuk kimia atau pestisida.
"Meski program sawah pokok murah mendorong pertanian bebas pupuk kimia pada lahan sawah, untuk sembilan komoditi lainnya seperti, hortikultura dan palawija yang masih tetap membutuhkan pupuk tersebut," katanya.
Ia menegaskan, Pemkab Agam bersama Kementerian Pertanian dan Pupuk Indonesia telah memastikan tidak ada lagi pupuk bersubsidi yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di Kabupaten Agam.
“Kalau ada distributor atau pengecer yang menjual pupuk di atas HET, tolong segera laporkan. Sanksinya berat berupa pencabutan izin,” katanya.
Selain program sawah pokok murah, tambahnya, juga memiliki program Agam Religi, salah satunya gerakan bangkik dari surau.
Program ini menjadikan masjid sebagai pusat berbagai aktivitas nagari, mulai dari keagamaan, sosial, ekonomi hingga budaya.
“Masjid di tiap nagari kita dorong sesuai potensinya. Ini menjadi bagian dari peta jalan yang kita bangun, yaitu Nagari Creative Hub Berbasis Masjid. Kita ingin masjid menjadi pusat peradaban masyarakat," katanya.
Ia berharap seluruh program yang telah dan sedang dijalankan dan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat luas.