Dahlan Minta Dirut Pertamina Blak-Blakan di KPK
Rabu, 6 November 2013 14:47 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan(kanan) bersama Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan (kiri). (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan untuk membuka segala informasi yang dibutuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap SKK Migas.
"Saya minta agar Dirut Pertamina blak-blakan di KPK. Buka saja apa yang dialami, termasuk jika ada tekanan-tekanan," kata Dahlan, usai mengikuti Sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), di Kemenhan RI, Jakarta, Rabu.
Menurut Dahlan, Dirut Pertamina tersebut juga jangan menutup-nutupi apapun yang menyangkut Pertamina saat memberikan keterangan sebagai saksi di KPK.
"Jika memang ada tekanan-tekanan ya diungkapkan saja. Termasuk jika Pertamina mengalami kesulitan untuk mendapatkan konsesi ataupun untuk dapat sumber migas, jangan ditutup-tutupi. Buka saja," tegas Dahlan.
Karena diutarakannya, informasi-informasi seperti ini akan sangat dibutuhkan KPK untuk menindaklanjuti kasus suap SKK Migas.
Sebelumnya, pada Senin (4/11) KPK dijadwalkan memeriksa Karen Agustiawan terkait kasus suap di lingkungan SKK Migas dengan tersangka Rudi Rubiandini.
Namun Karen tidak memenuhi panggilan KPK karena harus menghadiri agenda yang sudah dijadwalkan sebelumnya.
"Bukan mangkir, tapi sudah terlanjur ada jadwal yang harus dihadiri," ujar Dahlan mengklarifikasi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jelang mudik lebaran, Zigo Rolanda minta perbaikan cepat jalan Lubuk Selasih--Surian
05 March 2026 19:43 WIB
Pemkab minta pemerintah pusat kembangan 17 subsektor ekonomi kreatif di Padang Pariaman
27 February 2026 12:47 WIB
Padang Pariaman minta pemerintah pusat percepat pemulihan infrastruktur DTW rusak dampak bencana
27 February 2026 12:18 WIB