BUMN minta masyarakat waspada penipuan penunjukan komisaris
Kamis, 28 November 2024 18:10 WIB
Tangkapan layar Anggota Executive Committee (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Arya Sinulingga memberikan keterangan dalam acara pemaparan rilis survei nasional Indikator Politik Indonesia bertema "Sikap Publik terhadap Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas" yang diikuti secara virtual di Jakarta, Selasa (5/11/2024). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang dilakukan oleh oknum tertentu menggunakan surat penunjukan komisaris palsu.
Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan beberapa kasus penipuan yang menyebutkan bahwa seseorang sudah ditunjuk sebagai komisaris di perusahaan-perusahaan BUMN.
"Kami menemukan beberapa penipuan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang membuat surat palsu yang seakan-akan menunjuk seseorang menjadi komisaris, baik di BUMN maupun di anak maupun cucu perusahaannya BUMN," kata Arya di Jakarta, Kamis.
Arya meminta masyarakat dan orang-orang yang mendapat surat tersebut dengan mengatasnamakan Menteri ataupun Wakil Menteri, untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya.
Kementerian BUMN akan selalu menghubungi secara secara resmi terkait dengan penunjukan komisaris,
"Kalau tidak ada kementerian BUMN yang menghubungi secara resmi, ini harus menolak ataupun jangan mudah percaya. Karena ini kami lihat ada indikasi usaha-usaha untuk menipu orang lain, walaupun kita belum tahu siapa oknum tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, apabila masyarakat pernah merasa dihubungi dan menjadi korban penipuan, dapat melakukan pelaporan ke Kementerian BUMN dan kepolisian untuk diproses.
"Jadi harus berhati-hati dengan adanya surat-surat palsu mengatasnamakan Menteri ataupun Wakil Menteri BUMN untuk penunjukan komisaris ataupun jabatan lainnya di lingkungan BUMN," ucap Arya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Stafsus BUMN minta masyarakat waspada penipuan penunjukan komisaris
Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan beberapa kasus penipuan yang menyebutkan bahwa seseorang sudah ditunjuk sebagai komisaris di perusahaan-perusahaan BUMN.
"Kami menemukan beberapa penipuan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, yang membuat surat palsu yang seakan-akan menunjuk seseorang menjadi komisaris, baik di BUMN maupun di anak maupun cucu perusahaannya BUMN," kata Arya di Jakarta, Kamis.
Arya meminta masyarakat dan orang-orang yang mendapat surat tersebut dengan mengatasnamakan Menteri ataupun Wakil Menteri, untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya.
Kementerian BUMN akan selalu menghubungi secara secara resmi terkait dengan penunjukan komisaris,
"Kalau tidak ada kementerian BUMN yang menghubungi secara resmi, ini harus menolak ataupun jangan mudah percaya. Karena ini kami lihat ada indikasi usaha-usaha untuk menipu orang lain, walaupun kita belum tahu siapa oknum tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, apabila masyarakat pernah merasa dihubungi dan menjadi korban penipuan, dapat melakukan pelaporan ke Kementerian BUMN dan kepolisian untuk diproses.
"Jadi harus berhati-hati dengan adanya surat-surat palsu mengatasnamakan Menteri ataupun Wakil Menteri BUMN untuk penunjukan komisaris ataupun jabatan lainnya di lingkungan BUMN," ucap Arya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Stafsus BUMN minta masyarakat waspada penipuan penunjukan komisaris
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Muhammad Zulfikar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sediakan Toko Khusus di Lingkungan Kantor, PLN Fasilitasi Penjualan dan UMKM Naik Kelas
24 February 2025 9:39 WIB
Timnas Indonesia terima sanksi dari FIFA, Exco PSSI: Kita patuh saja
11 November 2024 5:41 WIB, 2024
Arya Sinulingga sebut Kevin Diks diharapkan dapat bergabung pada Maret
31 October 2024 5:10 WIB, 2024
Arya Sinulingga bantah kabar PSSI belum layangkan protes resmi ke AFC
14 October 2024 5:13 WIB, 2024
Exco PSSI: Semifinal dan final PON akan dipimpin wasit Liga 1 dan 2
16 September 2024 8:01 WIB, 2024