Pemkot Bukittinggi percepat penanggulangan TBC
Jumat, 22 November 2024 14:50 WIB
Pjs Wako Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam bersama Dinas Kesehatan membahas upaya percepatan penaggulangan TBC di Bukittinggi (Antara/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi mempercepat langkah penanggulangan penyakit Tuberkulosis(TBC) dengan melibatkan seluruh jajaran lintas sektor hingga pemaksimalan layanan kesehatan di Puskesmas.
Pjs Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam menginstruksikan langkah itu dengan menerbitkan SK Wali Kota No. 188.45-217-2024 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Tingkat Kota Bukittinggi.
"Gerakan Bersama Eliminasi TBC di Kota Bukittinggi sebagai langkah strategis dengan melibatkan lintas sektor untuk bersama mengurangi dan menolkan kasus TBC," kata Pjs Wako, Jumat.
Hani mendorong seluruh Kepala OPD bersama seluruh jajaran untuk melakukan screening TB sebagai langkah pro aktif dan teladan bagi masyarakat Bukittinggi.
"Untuk pencepatan penanggulangannya secara terorganisir dan sinergis, kami menginstruksikan untuk segera melaksanakan screening. TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Bukittinggi," katanya.
Hani mengungkap TBC masih merupakan masalah utama penyakit infeksi menular di Indonesia, termasuk di Kota Bukittinggi.
"Data tahun 2022 menunjukkan Kota Bukittinggi memiliki insides rate TB tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yaitu 199/100 penduduk. Ini tantangan kita," katanya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Linda Faroza menegaskan fasilitas kesehatan yang ada di kota Bukittinggi siap melakukan tindakan terukur pengentasan TBC.
"Bukittinggi terdiri tujuh Puskesmas dan enam Rumah Sakit sudah siap melakukan pencegahan pengendalian dan pengobatan TB sesuai standar. Sehingga target Nasional Indonesia Eliminasi TB tahun 2030 bakal tercapai di Kota Bukittinggi," katanya.
Pjs Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam menginstruksikan langkah itu dengan menerbitkan SK Wali Kota No. 188.45-217-2024 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Tingkat Kota Bukittinggi.
"Gerakan Bersama Eliminasi TBC di Kota Bukittinggi sebagai langkah strategis dengan melibatkan lintas sektor untuk bersama mengurangi dan menolkan kasus TBC," kata Pjs Wako, Jumat.
Hani mendorong seluruh Kepala OPD bersama seluruh jajaran untuk melakukan screening TB sebagai langkah pro aktif dan teladan bagi masyarakat Bukittinggi.
"Untuk pencepatan penanggulangannya secara terorganisir dan sinergis, kami menginstruksikan untuk segera melaksanakan screening. TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Bukittinggi," katanya.
Hani mengungkap TBC masih merupakan masalah utama penyakit infeksi menular di Indonesia, termasuk di Kota Bukittinggi.
"Data tahun 2022 menunjukkan Kota Bukittinggi memiliki insides rate TB tertinggi di Provinsi Sumatera Barat, yaitu 199/100 penduduk. Ini tantangan kita," katanya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Linda Faroza menegaskan fasilitas kesehatan yang ada di kota Bukittinggi siap melakukan tindakan terukur pengentasan TBC.
"Bukittinggi terdiri tujuh Puskesmas dan enam Rumah Sakit sudah siap melakukan pencegahan pengendalian dan pengobatan TB sesuai standar. Sehingga target Nasional Indonesia Eliminasi TB tahun 2030 bakal tercapai di Kota Bukittinggi," katanya.
Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB