Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Inggris menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dalam menciptakan rantai pasok yang kuat dan beragam, termasuk di sektor mineral penting dan ketahanan pangan.
Pernyataan ini disampaikan dalam Nota Kesepahaman yang baru-baru ini ditandatangani kedua negara dalam kerangka Kemitraan Strategis untuk Mineral Penting, dilansir dari dokumen Pernyataan Bersama Indonesia-Inggris melalui laman gov.uk, di Jakarta, Kamis.
"Kami sepakat tentang pentingnya rantai pasok yang kuat dan beragam, termasuk untuk mineral penting dan ketahanan pangan," demikian petikan pernyataan tersebut.
Dalam Pernyataan Bersama yang melibatkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Keir Starmer di Inggris, kedua negara sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja guna mempromosikan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berkualitas tinggi.
Selain itu, Indonesia-Inggris juga berkomitmen memperkuat rantai pasok yang hijau dan berkelanjutan, serta membangun kapasitas di sektor mineral.
Mereka juga menegaskan pentingnya memanfaatkan inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan global, mengurangi risiko lingkungan, dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Lebih lanjut, Indonesia dan Inggris sepakat untuk memperdalam kolaborasi dalam berbagai bidang terkait pertanian, termasuk teknologi pertanian, produktivitas, serta pengelolaan hutan dan lahan.
Kedua negara berharap kerja sama ini akan mendukung pencapaian ketahanan pangan yang lebih baik dan pembangunan yang berkelanjutan di masa depan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI-Inggris perkuat kerja sama rantai pasok mineral dan pangan
RI-Inggris perkuat kerja sama rantai pasok mineral dan pangan
Jumat, 22 November 2024 4:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyalami satu per satu pihak dari kerajaan Inggris yang hadir dan KBRI London saat tiba di Bandara Stansted Airport London, Rabu (20/11/2024), untuk memenuhi undangan dari Raja Charles III. ANTARA/HO-Sekretariat Presiden
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nusron Wahid sambut positif rencana Presiden Prabowo bangun gedung umat di eks-Kedubes Inggris
10 February 2026 10:05 WIB
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB