Pemerintah pikirkan solusi utang petani dan nelayan
Minggu, 27 Oktober 2024 13:04 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat ditemui usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah akan memikirkan solusi atas utang petani, nelayan serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di perbankan.
"Insya Allah lah kalau memang itu sesuatu yang untuk kepentingan para petani, UMKM, pasti akan kita pikirkan," ujar Prasetyo usai mengikuti retreat kabinet di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu.
Menurut Pras, hingga saat ini pemerintah belum secara khusus membahas terkait utang kredit macet petani dan nelayan di perbankan.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto dikabarkan berencana menghapus utang kredit macet sedikitnya enam juta petani, nelayan, hingga UMKM di perbankan, melalui penerbitan peraturan presiden soal pemutihan utang.
Pemutihan utang diharapkan dapat membuka kembali akses petani, nelayan dan UMKM terhadap pembiayaan perbankan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah akan pikirkan solusi utang petani dan nelayan
"Insya Allah lah kalau memang itu sesuatu yang untuk kepentingan para petani, UMKM, pasti akan kita pikirkan," ujar Prasetyo usai mengikuti retreat kabinet di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu.
Menurut Pras, hingga saat ini pemerintah belum secara khusus membahas terkait utang kredit macet petani dan nelayan di perbankan.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto dikabarkan berencana menghapus utang kredit macet sedikitnya enam juta petani, nelayan, hingga UMKM di perbankan, melalui penerbitan peraturan presiden soal pemutihan utang.
Pemutihan utang diharapkan dapat membuka kembali akses petani, nelayan dan UMKM terhadap pembiayaan perbankan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah akan pikirkan solusi utang petani dan nelayan
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Muhammad Zulfikar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prasetyo Hadi ungkap alasan Presiden Prabowo kumpulkan guru besar di Istana
15 January 2026 10:06 WIB