Pjs Bupati ingatkan warga waspada tanah longsor di musim penghujan
Selasa, 15 Oktober 2024 4:53 WIB
Pjs Bupati Tanah Datar Arry Yuswandi meninjau tanah longsor di Kecamatan Rambatan. ANTARA/HO-Pemkab Tanah Datar
Batusangkar (ANTARA) - Pjs Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Arry Yuswandi mengingatkan masyarakat agar selalu mewaspadai potensi tanah longsor saat musim penghujan.
"Curah hujan di beberapa daerah di Sumbar termasuk Tanah Datar sedang tinggi. Karena itu masyarakat diingatkan akan potensi bahaya tanah longsor," ujarnya di Batusangkar, Senin.
Ia menyebut Tanah Datar memiliki kontur daerah yang berbukit-bukit, sehingga memiliki potensi besar terjadinya bencana tanah longsor. Apalagi sekarang tengah musim penghujan.
"Tidak hanya masyarakat yang tinggal di dekat perbukitan, tetapi juga bagi pengendara juga harus waspada terutama saat terjadi hujan lebat," katanya.
Ia menyebut dalam seminggu terakhir terjadi tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Rambatan. Material tanah longsor selain mengakibatkan rusak ringan rumah warga, juga menyebabkan ruas jalan tertimbun.
"Kita bersama Kalaksa BPBD Tanah Datar Ermon Revlin, Kadis PUPR Ten Feri, Kadis Kominfo Yusrizal, Sekcam Rambatan beserta forkopimca sudah meninjau kondisi di lapangan kemarin," ujarnya.
Ia mengatakan Pemkab Tanah Datar sudah melakukan upaya penanganan bencana, di antaranya berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi untuk menurunkan alat berat.
"Untuk menangani bencana longsor ini kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PMKCR Provinsi Sumbar khususnya dengan Kabid Bina Marga. Kita sudah sampaikan bahwa ada material longsor yang tidak bisa kita selesaikan dengan kemampuan daerah," ujarnya.
Ia berharap dengan dukungan dari Pemprov Sumbar untuk menurunkan alat berat, material longsor yang menutup badan jalan bisa segera di bersihkan dan lalulintas kembali lancar.
"Curah hujan di beberapa daerah di Sumbar termasuk Tanah Datar sedang tinggi. Karena itu masyarakat diingatkan akan potensi bahaya tanah longsor," ujarnya di Batusangkar, Senin.
Ia menyebut Tanah Datar memiliki kontur daerah yang berbukit-bukit, sehingga memiliki potensi besar terjadinya bencana tanah longsor. Apalagi sekarang tengah musim penghujan.
"Tidak hanya masyarakat yang tinggal di dekat perbukitan, tetapi juga bagi pengendara juga harus waspada terutama saat terjadi hujan lebat," katanya.
Ia menyebut dalam seminggu terakhir terjadi tanah longsor di beberapa titik di Kecamatan Rambatan. Material tanah longsor selain mengakibatkan rusak ringan rumah warga, juga menyebabkan ruas jalan tertimbun.
"Kita bersama Kalaksa BPBD Tanah Datar Ermon Revlin, Kadis PUPR Ten Feri, Kadis Kominfo Yusrizal, Sekcam Rambatan beserta forkopimca sudah meninjau kondisi di lapangan kemarin," ujarnya.
Ia mengatakan Pemkab Tanah Datar sudah melakukan upaya penanganan bencana, di antaranya berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi untuk menurunkan alat berat.
"Untuk menangani bencana longsor ini kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PMKCR Provinsi Sumbar khususnya dengan Kabid Bina Marga. Kita sudah sampaikan bahwa ada material longsor yang tidak bisa kita selesaikan dengan kemampuan daerah," ujarnya.
Ia berharap dengan dukungan dari Pemprov Sumbar untuk menurunkan alat berat, material longsor yang menutup badan jalan bisa segera di bersihkan dan lalulintas kembali lancar.
Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
40 Ribu Pekerja Lokal Dilibatkan Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sumatera
31 January 2026 12:04 WIB
Pasca bencana Pemerintah terus upayakan pulihkan akses masyarakat di Padang Pariaman
27 January 2026 14:48 WIB
Tim SAR: 38 kantong jenazah longsor Cisarua dievakuasi hingga Senin (26/01/2026)
27 January 2026 5:12 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB