RSUD M Zein Painan berikan pelayanan maksimal pada pasien diare
Selasa, 7 Mei 2024 5:58 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Muhammad Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan hingga, Senin (6/5) merawat sebanyak 45 pasien penyakit diare baik anak-anak maupun orang dewasa. (ANTARA/HO-Diskominfo Pessel)
Painan (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Muhammad Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan hingga, Senin (6/5) merawat sebanyak 45 pasien penyakit diare baik anak-anak maupun orang dewasa.
"Ya, terkait KLB Diare di Surantih, Kecamatan Sutera, RSUD Dr.Muhammad Zein Painan kini merawat pasien diare sebanyak 45 orang. Terdiri dari pasien anak 43 orang dan pasien dewasa 2 orang," ungkap Direktur RSUD Dr.Muhammad Zein Painan, dr.Muhammad Fahriza, Senin (6/5) di Painan.
Dikatakan, pihaknya berupaya melakukan pelayanan maksimal terhadap masyarakat yang terjangkit diare. Pemkab Pesisir Selatan memang mensiagakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Muhammad Zein Painan sebagai rujukan pasien yang menderita diare.
"Untuk menampung pasien penderita diare, pihak rumah sakit kini juga sudah menyediakan tempat tidur tambahan dengan memberikan pelayanan maksimal," ujar Muhammad Fahriza.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Intan Novia Fatma Nanda, Senin (6/5) mengatakan, hingga kini sudah 202 kasus diare yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Sebanyak 5 orang meninggal dunia.
Saat ini Faskes dioptimalkan, termasuk pemakaian lorong-lorong, akan tetapi pemakaian tenda tidak memungkinkan karena panas. Pasien diare juga telah tersebar di Kecamatan Sutera, IV Jurai dan Bayang.
Intervensi terhadap perilaku pasien yang dirawat mandiri dan minta petugas agar pasien wajib dibawa ke Faskes. Sedangkan sumber air bersih berasal dari sungai, depot, sumur gali, pincuran, dan air hujan, jelasnya.
"Ya, terkait KLB Diare di Surantih, Kecamatan Sutera, RSUD Dr.Muhammad Zein Painan kini merawat pasien diare sebanyak 45 orang. Terdiri dari pasien anak 43 orang dan pasien dewasa 2 orang," ungkap Direktur RSUD Dr.Muhammad Zein Painan, dr.Muhammad Fahriza, Senin (6/5) di Painan.
Dikatakan, pihaknya berupaya melakukan pelayanan maksimal terhadap masyarakat yang terjangkit diare. Pemkab Pesisir Selatan memang mensiagakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Muhammad Zein Painan sebagai rujukan pasien yang menderita diare.
"Untuk menampung pasien penderita diare, pihak rumah sakit kini juga sudah menyediakan tempat tidur tambahan dengan memberikan pelayanan maksimal," ujar Muhammad Fahriza.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Intan Novia Fatma Nanda, Senin (6/5) mengatakan, hingga kini sudah 202 kasus diare yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Sebanyak 5 orang meninggal dunia.
Saat ini Faskes dioptimalkan, termasuk pemakaian lorong-lorong, akan tetapi pemakaian tenda tidak memungkinkan karena panas. Pasien diare juga telah tersebar di Kecamatan Sutera, IV Jurai dan Bayang.
Intervensi terhadap perilaku pasien yang dirawat mandiri dan minta petugas agar pasien wajib dibawa ke Faskes. Sedangkan sumber air bersih berasal dari sungai, depot, sumur gali, pincuran, dan air hujan, jelasnya.
Pewarta : Rls
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Salimah Sumbar Silaturahim dan Sinergikan program dan dukungan dari anggota DPD RI
04 May 2026 17:53 WIB
Perkuat sinergi perlindungan sosial, Bupati dan Wakil Bupati Pasbat kunjungi Kemensos
28 April 2026 19:38 WIB
M Foundation tebar keberkahan Ramadhan di 27 kota, jangkau lebih dari 10.991 penerima manfaat
16 April 2026 20:16 WIB
Dihadiri Rano Karno, UIN Bukittinggi resmikan nama gedung baru Soekarno M. Noer
15 April 2026 14:36 WIB