Sekda buka lomba sumbang dua baleh tingkat Dharmasraya
Senin, 26 Februari 2024 14:38 WIB
Sekda Dharmasraya memberi sambutan dalam Lombang Sumbang Dua Baleh tingkat Kabupaten Dharmasraya, Senin (26/2). (Antara/HO-Kominfo Dharmasraya).
Pulau Punjung (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Dharmasraya, Adlisman membuka lomba "Sumbang Dua Baleh" tingkat daerah itu, di Auditorium Kantor Bupati, Senin, (26/2).
"Kita berharap perlombaan sumbang duo baleh ini dapat meningkatkan peranan dan pemahaman perempuan minang tentang etika dan estetika. Dalaam menjalankan kehidupan sehari-hari untuk membina keluarga dan masyarakat sekitarnya," katanya, di Pulau Punjung, Senin.
Ia mengatakan lomba sumbang duo baleh dilaksanakan untuk mengenal 12 peraturan sumbang yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh perempuan Minang. Berisikan tentang tata karma atau cara bersikap dan berpakaian di depan umum.
Karena Minangkabau dikenal sebagai suku yang mengistimewakan kedudukan perempuan, lanjut dia. Untuk itu berbagai norma diciptakan untuk menjaga kehormatan kaum bundo kanduang.
"Lomba sumbang duo baleh sebelumnya telah dilakukan antar nagari di sebelas kecamatan. Dan juara 1 di tingkat kecamatan akan mewakili lomba sumbang duo baleh di tingkat kabupaten," lanjut dia.
Ia menyebutkan lomba sumbang duo baleh ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk mengapresiasikan ide dan kreatifitas perempuan Minangkabau, serta melestarikan aturan dan adat istiadat Minangkabau.
"Kegiatan lomba sumbang duo baleh tingkat Kabupaten ini dapat menjadikan Kabupaten Dharmasraya maju, mandiri dan berbudaya," ujarnya.
Pemkab Dharmasraya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bundo Kanduang Provinsi dan dewan juri yang telah hadir dalam kegiatan tersebut, tambah dia.
"Kita berharap perlombaan sumbang duo baleh ini dapat meningkatkan peranan dan pemahaman perempuan minang tentang etika dan estetika. Dalaam menjalankan kehidupan sehari-hari untuk membina keluarga dan masyarakat sekitarnya," katanya, di Pulau Punjung, Senin.
Ia mengatakan lomba sumbang duo baleh dilaksanakan untuk mengenal 12 peraturan sumbang yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh perempuan Minang. Berisikan tentang tata karma atau cara bersikap dan berpakaian di depan umum.
Karena Minangkabau dikenal sebagai suku yang mengistimewakan kedudukan perempuan, lanjut dia. Untuk itu berbagai norma diciptakan untuk menjaga kehormatan kaum bundo kanduang.
"Lomba sumbang duo baleh sebelumnya telah dilakukan antar nagari di sebelas kecamatan. Dan juara 1 di tingkat kecamatan akan mewakili lomba sumbang duo baleh di tingkat kabupaten," lanjut dia.
Ia menyebutkan lomba sumbang duo baleh ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk mengapresiasikan ide dan kreatifitas perempuan Minangkabau, serta melestarikan aturan dan adat istiadat Minangkabau.
"Kegiatan lomba sumbang duo baleh tingkat Kabupaten ini dapat menjadikan Kabupaten Dharmasraya maju, mandiri dan berbudaya," ujarnya.
Pemkab Dharmasraya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bundo Kanduang Provinsi dan dewan juri yang telah hadir dalam kegiatan tersebut, tambah dia.
Pewarta : Ilka Jansen
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejari Dharmasraya gelar Ramadhan berkah pasar murah, sasar bantu kaum duafa
12 March 2026 15:32 WIB
Bupati Dharmasraya larang ASN gunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi selama lebaran
12 March 2026 14:37 WIB
Pemusnahan barang bukti Pekat, Bupati Annisa : menjadi pengingat bahwa yang melanggar akan ditindak
12 March 2026 12:20 WIB
Operasi ketupat Dharmasraya libatkan ratusan personel gabungan, Pemda siap dukung
12 March 2026 12:19 WIB
Jadwal buka puasa Padang dan wilayah Sumatera Barat hari Kamis, 12 Maret 2026
12 March 2026 9:09 WIB
Safari Ramadan di Dharmasraya, Wagub Vasko puji kerukunan masyarakat di tengah keberagaman
11 March 2026 8:07 WIB
Wagub Vasko Ruseimy salurkan bantuan untuk Masjid dan Pelajar di Sungai Kambut
11 March 2026 5:08 WIB