Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau kelanjutan pembangunan proyek jalan Tol Padang-Pekanbaru ruas Padang-Sicincin, Kamis.

"Dalam kunjungan ini Menteri PUPR meminta agar PT Hutama Karya menambah jumlah tenaga kerja agar jalan tol ruas Padang-Sicincin bisa rampung pada Juli 2024," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Padang, Kamis.

Ia mengatakan informasi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar, pembebasan tanah lebih kurang sudah mencapai 98 persen.

"Sebagian kecil tanah yang belum dibebaskan, saat ini sudah berada dalam tahap penyelesaian oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bersama Badan Pertanahan Negara (BPN)," ujarnya.

Hal yang perlu untuk dikoordinasikan lebih lanjut menurutnya adalah terkait exit tol. Itu segera dibahas dengan Kabupaten Padang Pariaman. "Jadi sekarang tinggal pengerjaan oleh Hutama Karya," katanya.

Ia berharap setelah ruas Padang-Sicincin selesai pada Juli 2024, bisa dilanjutkan pada ruas Sicincin-Bukittinggi, Bukittinggi-Payakumbuh dan Payakumbuh-Pangkalan.

Sebelumnya pembangunan Tol Padang-Pekanbaru dipastikan berlanjut, sejalan dengan komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Penambahan Modal Negara (PMN) sebesar Rp28,88 triliun kepada Hutama Karya.

Komitmen dukungan Presiden Jokowi untuk percepatan pembangunan jalan tol di Sumatra tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2023 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) Hutama Karya.

Selain meninjau progres pembangunan jalan tol ruas Padang- Sicincin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Mahyeldi juga meninjau kondisi jembatan Kiambang di Kabupaten Padang Pariaman yang tiang penyangga terlihat miring usai diterjang banjir September 2023.

Dalam kunjungan tersebut Menteri PUPR juga memerintahkan Balai Jalan untuk segera meninjau ulang desain penataan Kelok Sembilan. *
 

Pewarta : Miko Elfisha
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024