OJK Sumbar: investor muda dominasi industri pasar modal
Selasa, 5 September 2023 4:38 WIB
Pelaksana Tugas Kepala OJK Sumbar Untung Santoso. ANTARA/HO-OJKSumbar
Padang (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat demografi investor pasar modal di provinsi setempat pada 2023 didominasi oleh para investor muda.
"Berdasarkan data hingga Juni 2023 diketahui bahwa pasar modal Sumbar terus berkembang, banyak anak muda yang menjadi investor," kata Pelaksana Tugas Kepala OJK Sumbar Untung Santoso di Padang, Senin.
Ia menyebutkan dari 68.225 Single Investor Identification (SID) yang tercatat hingga akhir Juni, investor pada rentang usia 18 hingga 25 tahun mencapai 39.93 persen dengan aset Rp31,43 miliar.
Kemudian usia 26 hingga 30 tahun sebanyak 28,09 persen dengan aset Rp90,06 miliar, usai 31 hingga 40 tahun sebanyak 20,44 persen, dan usia 40 hingga 100 sebesar 11,54 persen.
Untung menjelaskan secara umum SID Investor saham mengalami pertumbuhan 18,94 persen (Yoy) dengan nilai total transaksi pada Juni tercatat Rp5,12 Triliun.
Pihaknya menilai terdapat beberapa tantangan serta kendala yang perlu diperhatikan para investor muda mulai dari tingkat pengetahuan dan literasi mengenai pasar modal, kemampuan finansial, serta melakukan investasi sesuai dengan kemampuan dan tingkat resiko pribadi.
OJK menyarankan para investor senantiasa memperhatikan delapan langkah investasi agar bisa terus berkembang ke depannya.
Delapan langkah itu adalah memahami tujuan investasi, kenali profil risiko, mempelajari alternatif investasi, pahami tingkat risiko produk investasi, tentukan batas investasi, tentukan strategi investasi, memanfaatkan jasa professional, pertahankan tujuan investasi.
"OJK telah meluncurkan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023–2027 guna memastikan kegiatan investasi di pasar modal tumbuh positif sesuai aturan, mengembangkan pasar modal yang tangguh, stabil, dan tumbuh berkelanjutan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional," jelasnya.
Untung mengatakan OJK juga memiliki berbagai program untuk menumbuhkan serta meningkatkan jumlah investor pasar modal secara berkelanjutan di antaranya menguatkan sinergitas dengan pihak terkait sosialisasi dan edukasi pasar modal.
Kemudian bekerjasama dengan BEI untuk memperbanyak galeri investasi di seluruh Indonesia, meningkatkan saluran distribusi produk investasi pasar modal sekaligus memperluas jaringan pemasaran melalui perusahaan fintech perizinan perusahaan efek daerah demi menumbuhkan investor di daerah.
Simplifikasi pembukaan rekening efek dalam rangka mempermudah akses calon investor dan mendukung transaksi online, serta meningkatkan partisipasi publik pada IPO melalui sistem Penawaran Umum elektronik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OJK Sumbar: investor muda dominasi industri pasar modal
"Berdasarkan data hingga Juni 2023 diketahui bahwa pasar modal Sumbar terus berkembang, banyak anak muda yang menjadi investor," kata Pelaksana Tugas Kepala OJK Sumbar Untung Santoso di Padang, Senin.
Ia menyebutkan dari 68.225 Single Investor Identification (SID) yang tercatat hingga akhir Juni, investor pada rentang usia 18 hingga 25 tahun mencapai 39.93 persen dengan aset Rp31,43 miliar.
Kemudian usia 26 hingga 30 tahun sebanyak 28,09 persen dengan aset Rp90,06 miliar, usai 31 hingga 40 tahun sebanyak 20,44 persen, dan usia 40 hingga 100 sebesar 11,54 persen.
Untung menjelaskan secara umum SID Investor saham mengalami pertumbuhan 18,94 persen (Yoy) dengan nilai total transaksi pada Juni tercatat Rp5,12 Triliun.
Pihaknya menilai terdapat beberapa tantangan serta kendala yang perlu diperhatikan para investor muda mulai dari tingkat pengetahuan dan literasi mengenai pasar modal, kemampuan finansial, serta melakukan investasi sesuai dengan kemampuan dan tingkat resiko pribadi.
OJK menyarankan para investor senantiasa memperhatikan delapan langkah investasi agar bisa terus berkembang ke depannya.
Delapan langkah itu adalah memahami tujuan investasi, kenali profil risiko, mempelajari alternatif investasi, pahami tingkat risiko produk investasi, tentukan batas investasi, tentukan strategi investasi, memanfaatkan jasa professional, pertahankan tujuan investasi.
"OJK telah meluncurkan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023–2027 guna memastikan kegiatan investasi di pasar modal tumbuh positif sesuai aturan, mengembangkan pasar modal yang tangguh, stabil, dan tumbuh berkelanjutan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional," jelasnya.
Untung mengatakan OJK juga memiliki berbagai program untuk menumbuhkan serta meningkatkan jumlah investor pasar modal secara berkelanjutan di antaranya menguatkan sinergitas dengan pihak terkait sosialisasi dan edukasi pasar modal.
Kemudian bekerjasama dengan BEI untuk memperbanyak galeri investasi di seluruh Indonesia, meningkatkan saluran distribusi produk investasi pasar modal sekaligus memperluas jaringan pemasaran melalui perusahaan fintech perizinan perusahaan efek daerah demi menumbuhkan investor di daerah.
Simplifikasi pembukaan rekening efek dalam rangka mempermudah akses calon investor dan mendukung transaksi online, serta meningkatkan partisipasi publik pada IPO melalui sistem Penawaran Umum elektronik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: OJK Sumbar: investor muda dominasi industri pasar modal
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Temui pimpinan KPK, Menteri Nusron bahas perbaikan bisnis proses layanan pertanahan
23 October 2025 14:05 WIB
UNP dampingi pasangan suami istri memahami aturan NPWP berbeda jelang implementasi Coretax
15 September 2025 9:07 WIB
Dosen FEB UNP latih Ibu PKK Nagari Sikucua Barat pengelolaan limbah makanan
01 September 2025 12:47 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB