Magelang, (Antara) - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh, menyatakan kehadiran Partai Nasdem di kancah politik bukan sekadar menambah jumlah partai politik, tetapi berniat dengan tekat, semangat, keikhlasan, dan mendayagunakan segala cara untuk membawa perubahan negeri ini.
Jika memang memiliki niat baik, katanya di Magelang, Kamis, maka harus dipegang teguh, kemudian didukung dengan kerja keras disertai doa dan harapan.
Ia mengatakan hal tersebut pada haul Syaikh Aly Abil Hasan Assyadzili di Pondok Pesantren Mambaul Hisan di Dusun Meteseh, Desa Sidoagung kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
Surya Paloh mengingatkan kader Partai Nasdem agar tidak melenceng dari niat baik yang telah ditetapkan. Selain itu, elite partai juga wajib memegang teguh amanah itu.
"Kami harus menyatakan keterusterangan kebulatan tekat lahir batin, bukan sekadar pernyataan politik. Rakyat sudah bosan dengan ucapan para pimpinan yang menyatakan perubahan, tetapi tetap berjalan di tempat," katanya.
Ia menuturkan, dalam melakukan perubahan diperlukan pendidikan baik formal maupun non formal. Pada gilirannya, pendidikan akan menentukan sikap dan cara pandang masyarakat dalam bidang politik.
"Kami berjuang melakukan upaya-upaya perubahan melalui konstitusi lewat parpol. Jadi, kalau parpol dimasuki orang-orang yang mental dan niatnya sudah salah maka bisa hancur negeri ini, karena dia bisa membuat dan mengubah undang-undang dan bisa membuat apa saja. Jadi jangan kasih kesempatan orang-orang yang tidak baik masuk parpol ini," katanya.
Surya Paloh menilai kemajuan yang diperoleh bangsa Indonesia tidak sebanding dengan kemajuan yang diperoleh bangsa lain. Agar kemajuan itu setara, maka penduduk Indonesia harus ikut berjuang memajukan bangsanya.
"Kemajuan bangsa ini dibanding kemajuan bangsa lain tidak sebanding. Jika bangsa ini maju dua meter, maka bangsa lain maju lebih jauh, yakni 200 meter. Sebagai anak bangsa memang mempunyai kewajiban, yaitu bagaimana ikut merasakan proses kehidupan keseharian di tengah-tengah kehidupan bangsa dan negara ini," katanya.
Ia mengatakan, maju tidaknya suatu bangsa ditentukan oleh masing-masing individu dalam bangsa tersebut. Kemajuan itu seperti yang dicita-citakan para pendahulu, pendiri negara, pahlawan, juga proklamator. Mereka telah mengorbankan jiwa dan semua yang mereka miliki agar Bangsa Indonesia merdeka dan terbebas dari penjajahan. (*/jno)
Surya Paloh: NasDem Bukan Sekadar Nambah Parpol
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh. (Antara)
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh. (Antara)