Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat tengah bersiap, untuk kebangkitan industri kreatif dan pariwisata melalui serangkaian kegiatan, yang mempromosikan kekayaan kreatifitas di pertengahan tahun 2023.

“Ada Payakumbuh Local Brand, yang akan berlangsung pada 24 sampai 26 Juni sekaligus Pemilihan Uda dan Uni Duta Wisata Kota Payakumbuh, di GOR M. Yamin Kubu Gadang,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman, di Padang, Minggu.

Istri Pj. Wali Kota Payakumbuh yang akrab dipanggil Cece Rida Ananda menambahkan, selain dua acara tersebut, juga digelar Payakumbuh Botuang Festival IV, di Taman Normalisasi Batang Agam pada tanggal 13 hingga 15 Juli mendatang.

“Payakumbuh Local Brand memberi kesempatan kepada designer lokal untuk memamerkan hasil karyanya seperti tenun Balai Panjang dan hal lainnya yang bisa kita gali,” katanya.
 
Ia menambahkan meski Payakumbuh tidak memiliki banyak objek wisata, namun Payakumbuh dibranding sebagai “City of rendang” dan tenun Balai Panjang sebagai tolak ukur untuk menjadikan kota Payakumbuh sebagai kota pariwisata.

Sementara itu Ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Padang, Fomalhaut Zamel menyebutkan Payakumbuh Local Brand berawal dari ide anak muda Payakumbuh, yang mengadakan iven untuk menampilkan karya anak muda Payakumbuh. 

“Kegiatan ini diadakan pertama kali pada tahun 2022, dan mendapat perhatian dari pemerintah Payakumbuh,” sebutnya.

Iven fesyen ini akan menampilkan kreatifitas designer Kota Payakumbuh dan Sumatera Barat.  Beberapa kegiatan dalam iven tersebut diantaranya fashion parade, fashion designer competition, dan exhibition.

Untuk Payakumbuh Botuang Festival IV, termasuk satu dari iven pariwisata yang mendapat bantuan dari Pemprov Sumbar.

“Payakumbuh Botuang Festival berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Sumbar, akan berfokus pada suguhan Botuang World Music Performance, sebagai suguhan utama pada gelarah tahun ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Luhur Budianda . 

Selain Payakumbuh Botuang Festival, Pemprov Sumbar juga memberi dukungan terhadap tiga iven wisata lainnya yakni Festival Bareh Solok di Kota Solok, Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) di Kota Sawahlunto, dan Festival Pesona Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar.

“Keempat iven di Sumbar tersebut terpilih dan masuk dalam Karisma Event Nusantara 2023 dari Kemenparekraf RI,” sebutnya.   

Acara ini adalah kesempatan untuk menikmati budaya Payakumbuh yang unik, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal. 
 

Pewarta : Melani Friati
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024