Solok (ANTARA) - Bupati Solok Epyardi Asda menghadiri yudisium dan pengukuhan guru penggerak angkatan IV Kabupaten Solok, Sumatera Barat. 

"Guru penggerak bukan hanya sebuah label tetapi merupakan sebuah terobosan yang dilakukan oleh Kemendiknas dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," kata Epyardi di Solok, Sabtu. 

Lebih lanjut, Epyardi mengatakan sangat mendukung penuh semua inovasi dan program dari kementerian terutama program guru penggerak dari Kementrian Pendidikan ini. 

"Karena program ini merubah metode pendidikan kita di Indonesia agar bisa lebih  berkembang," kata dia. 

Guru penggerak ini merupakan cikal bakal dalam mengorbitkan pendidikan di kabupaten solok dalam rangka mambangkik batang tarandam menjadikan kabupaten solok terbaik. 

Berkat kinerja bapak ibu semua kita mendapatkan penghargaan dari ombudsman tentang penilaian kinerja dari nilai terendah menjadi prediket terbaik di Sumatera Barat. 

"Mudah-mudahan kabupaten solok ini dapat bangkit dan berjaya," ucap dia. 

Ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Solok 

"Saya jamin di bawah kepemimpinan saya, Guru Penggerak ini akan menjadi kepala sekolah sesuai dengan penilaian kompentensi dan kinerja serta peraturan yang berlaku," katanya.

Di samping itu, Koordinator Pengajar Praktik Angkatan IV Kabupaten Solok Fitri Kasmori menyebutkan guru penggerak yang akan dikukuhkan ini telah dilatih pada tanggal 14 Oktober 2021 sampai 26 November 2022. 

Guru Penggerak yang akan dikukuhkan berjumlah 57 orang yang terdiri dari 6 orang guru SMA, 2 orang Guru SMK, 6 orang guru SMP, 41 orang Guru SD, dan 2 orang Guru TK. 

Para Guru Penggerak ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam perubahan peningkatan mutu sekolah di Kabupaten Solok. 

"Kami berharap agar guru penggerak akan memberikan pengaruh positif bagi lingkungannya dimanapun Bapak Ibu mengabdi," ujarnya. 

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumbar Sri Yulianti juga mengatakan Guru Penggerak ini sudah dilatih selama kurang lebih 1 tahun dan merupakan aset bagi Kabupaten Solok yang akan membangun pendidikan di Kabupaten Solok. 

Dengan adanya program Guru Penggerak ini diharapkan bisa memberikan aksi nyata dalam membangun pendidikan di Kabupaten Solok.

"Tunjukkan bahwa kita layak menjadi Guru Penggerak dan mari tetap jaga profil, sikap serta karakter sebagai Guru Penggerak yang menguatkan Merdeka Belajar dan mengajak anak untuk memiliki profil pelajar Pancasila," ucap dia. 

Pewarta : Rls-Laila Syafarud
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024