Gunung Kerinci erupsi
Rabu, 11 Januari 2023 7:29 WIB
Arsip - Gunung Kerinci mengembuskan gas dan material ke udara yang terlihat dari Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Sabtu (5/11/2022). Gunung Kerinci yang masih berada pada level II (waspada) itu kembali mengalami erupsi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YU)
Padang Aro (ANTARA) - Gunung Kerinci, yang terletak di Kabupaten Kerinci, Jambi dan Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengalami erupsi pada Rabu pagi sekitar pukul 05.46 WIB.
Menurut petugas Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, Irwan Safwan di Kerinci, Rabu, gunung dengan ketinggian 3.805 meter diatas permukaan laut (Mdpl) itu mengeluarkan kolom abu dengan ketinggian sekitar 900 meter di atas puncak (± 4.705 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi sementara ini ± 8 menit 20 detik.
Pada seismik, katanya terekam tremor menerus. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Karena gunung yang berada pada Status Level II (Waspada) mengalami erupsi, masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/KRB III).
Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.
Menurut petugas Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, Irwan Safwan di Kerinci, Rabu, gunung dengan ketinggian 3.805 meter diatas permukaan laut (Mdpl) itu mengeluarkan kolom abu dengan ketinggian sekitar 900 meter di atas puncak (± 4.705 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi sementara ini ± 8 menit 20 detik.
Pada seismik, katanya terekam tremor menerus. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.
Karena gunung yang berada pada Status Level II (Waspada) mengalami erupsi, masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Kerinci di dalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius bahaya/KRB III).
Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.
Pewarta : Joko Nugroho
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab apresiasi dukungan BB-TNKS pembukaan jalur pendakian gunung kerinci
27 July 2025 20:15 WIB, 2025
Solok Selatan gandeng TNI buka kembali jalur pendakian gunung Kerinci
05 December 2024 16:57 WIB, 2024
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB