Arosuka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat menggelar kegiatan Gebyar pasar murah dalam rangka mengurangi dampak inflasi daerah dan diadakan di tiga titik diantaranya Dermaga Danau Singkarak, Islamic Center Koto Baru, dan Pasar Sungai Nanam.

Ada Tiga jenis barang bersubsidi yang dijual pada pasar murah ini diantaranya beras dengan harga Rp15.300/kilogram diberikan subsidi sebesar Rp9.300, gula pasir dengan harga Rp14.000/kg diberikan subsidi sebesar Rp.8000, serta minyak goreng dengan harga Rp16.000/liter diberikan subsidi sebesar Rp10.000, sehingga seluruh barang-barang yang dijual pada pasar murah kali ini hanya seharga Rp6.000 per satuannya.

Untuk pembeliannya sendiri warga diperbolehkan membeli beras maksimal 20Kg, Gula Pasir 2 Kg, dan Minyak Goreng sebanyak 2 Liter, target dari Gebyar pasar murah ini adalah Warga Kabupaten Solok yang tidak berstatus sebagai PNS, TNI ataupun POLRI dengan syarat membawa Fotocopy KTP dan KK saat pembelian.

Untuk pengamanan demi kelancaran kegiatan ini telah dibantu oleh Aparat Kepolisian Sektor X Koto Singkarak.

Bupati Solok Epyardi Asda dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada Hari ini merupakan Realisasi Janjinya dalam memenuhi Kebutuhan Masyarakat  Kabupaten Solok. 

"Kami pemerintah Kabupaten Solok berusaha sekuat tenaga dalam menyalurkan anggaran demi memenuhi Kebutuhan Masyarakat di Kabupaten Solok," ujarnya.

Lebih lanjut Bupati berharap bahwa Pasar Murah ini dapat berjalan dengan lancar dengan Bantuan dari Pihak Kepolisian demi menertibkan Kegiatan.

Bupati Solok turut merasa prihatin melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi yang menandakan ekonomi masyarakat saat ini yang sedang menurun, untuk itu Bupati Solok berharap agar Pemerintah Pusat dapat terus memberikan program-program Bantuan untuk Masyarakat.

Bupati Solok selanjutnya melakukan kunjungan ke dua titik berikutnya lokasi Pasar Murah.

Pewarta : Rls - Laila Syafarud
Editor : Joko Nugroho
Copyright © ANTARA 2024