Tapanuli Utara diguncang 53 gempa susulan
Sabtu, 1 Oktober 2022 10:54 WIB
Warga Tapanuli Utara berhamburan ke luar rumah saat merasakan guncangan gempa pada Sabtu (1/10/2022) dini hari. (ANTARA/HO-BMKG)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu pukul 06.59 WIB mendeteksi 53 kali gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo 6,0 yang terjadi pukul 02.28 WIB di wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
"Hingga pukul 06.59 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 53 aktivitas gempa bumi susulan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menyampaikan keterangan pers melalui saluran YouTube BMKG.
Dia mengatakan, rentetan gempa bumi susulan yang terjadi di Tapanuli Utara magnitudonya berkisar 2,0 sampai 5,1.
Setelah gempa dengan magnitudo 6,0 pukul 02.28 WIB yang berpusat di koordinat 2,13 derajat Lintang Utara (LU) dan 98,89 derajat Bujur Timur (BT) atau sekira 15 kilometer barat laut Tapanuli Utara, menurut BMKG terjadi gempa susulan dengan magnitudo 5,1 pada pukul 02.50 WIB.
Gempa tersebut pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer di koordinat 2,05 derajat LU dan 98,99 derajat BT.
Gempa bumi susulan berikutnya terjadi pukul 03.37 WIB. Gempa dengan magnitudo 5,0 itu pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer di koordinat 2,03 derajat LU dan 98,97 derajat BT.
Rentetan gempa yang terjadi di Tapanuli Utara menimbulkan getaran sedang hingga kuat selama tiga hingga lima detik di wilayah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu Utara dan Kota Medan.
Menurut laporan yang diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa menyebabkan beberapa warga terluka. Selain itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia saat gempa terjadi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait lain masih mendata dampak gempa di wilayah Tapanuli Utara dan sekitarnya.
Warga diminta meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi gempa bumi susulan dan memastikan jalur evakuasi ke luar rumah tidak terhalang barang-barang berukuran besar.
Warga yang tinggal di wilayah pesisir dianjurkan memperhatikan kejadian gempa bumi. Apabila gempa berlangsung lebih dari 30 detik, warga diminta segera menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terjadinya tsunami.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tapanuli Utara menghadapi 53 gempa susulan
"Hingga pukul 06.59 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 53 aktivitas gempa bumi susulan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menyampaikan keterangan pers melalui saluran YouTube BMKG.
Dia mengatakan, rentetan gempa bumi susulan yang terjadi di Tapanuli Utara magnitudonya berkisar 2,0 sampai 5,1.
Setelah gempa dengan magnitudo 6,0 pukul 02.28 WIB yang berpusat di koordinat 2,13 derajat Lintang Utara (LU) dan 98,89 derajat Bujur Timur (BT) atau sekira 15 kilometer barat laut Tapanuli Utara, menurut BMKG terjadi gempa susulan dengan magnitudo 5,1 pada pukul 02.50 WIB.
Gempa tersebut pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer di koordinat 2,05 derajat LU dan 98,99 derajat BT.
Gempa bumi susulan berikutnya terjadi pukul 03.37 WIB. Gempa dengan magnitudo 5,0 itu pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer di koordinat 2,03 derajat LU dan 98,97 derajat BT.
Rentetan gempa yang terjadi di Tapanuli Utara menimbulkan getaran sedang hingga kuat selama tiga hingga lima detik di wilayah Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Toba, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu Utara dan Kota Medan.
Menurut laporan yang diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa menyebabkan beberapa warga terluka. Selain itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia saat gempa terjadi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait lain masih mendata dampak gempa di wilayah Tapanuli Utara dan sekitarnya.
Warga diminta meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi gempa bumi susulan dan memastikan jalur evakuasi ke luar rumah tidak terhalang barang-barang berukuran besar.
Warga yang tinggal di wilayah pesisir dianjurkan memperhatikan kejadian gempa bumi. Apabila gempa berlangsung lebih dari 30 detik, warga diminta segera menuju ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kemungkinan terjadinya tsunami.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tapanuli Utara menghadapi 53 gempa susulan
Pewarta : Andi Firdaus
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Komisi VIII DPR salurkan bantuan ke tujuh titik bencana Tapanuli Selatan
21 December 2025 18:20 WIB
Wamen Ossy terjun ke lokasi bencana Sumut, serahkan bantuan dan dengarkan cerita warga terdampak
11 December 2025 17:58 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB