Presiden terima Dewan Bisnis AS-ASEAN
Rabu, 24 Agustus 2022 12:20 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ditemui di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/8/2022). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menerima Dewan Bisnis AS-ASEAN (US-ASEAN Business Council) guna membahas peningkatan kerja sama terutama di tiga bidang, yakni kesehatan, transformasi digital dan transisi energi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang saat itu mendampingi Presiden menjelaskan ada 35 perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang berkunjung menyambangi Presiden di Istana Merdeka, Rabu (24/8).
"Dalam pertemuan tadi, Bapak Presiden menjelaskan mengenai satu komitmen Indonesia menciptakan iklim investasi yang lebih baik," kata Menlu Retno saat ditemui di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
Menlu Retno menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Dewan Bisnis AS-ASEAN, Presiden Jokowi juga menyampaikan potensi bisnis yang dimiliki Indonesia, antara lain di bidang perdagangan, manufaktur dan pengembangan industri hilir.
Sementara itu, Dewan Bisnis AS-ASEAN menyampaikan komitmen mereka dalam meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di antaranya bidang energi, transformasi digital, kesehatan dan pariwisata.
Namun, Presiden Jokowi memberikan respons terhadap tiga hal yang utama, yaitu membangun kerja sama bidang transisi energi yang harus diiringi dengan ketahanan energi.
"Presiden menegaskan untuk 'transition of energy', yang sangat penting adalah bagaimana teknologi dan investasi diperkuat, karena pada saat kita melakukan 'energy transition', pada saat yang sama kita harus memastikan ketahanan energi kita juga kuat," kata Menlu Retno.
Presiden Jokowi juga meminta kerja sama pengembangan digital ekonomi harus mementingkan kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang turut mendampingi, mengatakan bahwa Dewan Bisnis AS-ASEAN menyatakan ketertarikannya dalam berinvestasi di Indonesia, termasuk pada sektor migas dan tambang yang sudah berjalan.
"Presiden juga mengharapkan mereka dan menawarkan untuk masuk ke Indonesia. Sekarang kita sudah membuat UU Omnibus Law yang lebih 'simple' dalam proses perizinan," kata Bahlil.
Dalam pertemuan keduanya, Dewan Bisnis AS-ASEAN juga mendukung Keketuaan Indonesia dalam G20 dan ASEAN.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden terima Dewan Bisnis AS-ASEAN bahas kerja sama tiga bidang
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang saat itu mendampingi Presiden menjelaskan ada 35 perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang berkunjung menyambangi Presiden di Istana Merdeka, Rabu (24/8).
"Dalam pertemuan tadi, Bapak Presiden menjelaskan mengenai satu komitmen Indonesia menciptakan iklim investasi yang lebih baik," kata Menlu Retno saat ditemui di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.
Menlu Retno menjelaskan bahwa dalam pertemuan dengan Dewan Bisnis AS-ASEAN, Presiden Jokowi juga menyampaikan potensi bisnis yang dimiliki Indonesia, antara lain di bidang perdagangan, manufaktur dan pengembangan industri hilir.
Sementara itu, Dewan Bisnis AS-ASEAN menyampaikan komitmen mereka dalam meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di antaranya bidang energi, transformasi digital, kesehatan dan pariwisata.
Namun, Presiden Jokowi memberikan respons terhadap tiga hal yang utama, yaitu membangun kerja sama bidang transisi energi yang harus diiringi dengan ketahanan energi.
"Presiden menegaskan untuk 'transition of energy', yang sangat penting adalah bagaimana teknologi dan investasi diperkuat, karena pada saat kita melakukan 'energy transition', pada saat yang sama kita harus memastikan ketahanan energi kita juga kuat," kata Menlu Retno.
Presiden Jokowi juga meminta kerja sama pengembangan digital ekonomi harus mementingkan kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang turut mendampingi, mengatakan bahwa Dewan Bisnis AS-ASEAN menyatakan ketertarikannya dalam berinvestasi di Indonesia, termasuk pada sektor migas dan tambang yang sudah berjalan.
"Presiden juga mengharapkan mereka dan menawarkan untuk masuk ke Indonesia. Sekarang kita sudah membuat UU Omnibus Law yang lebih 'simple' dalam proses perizinan," kata Bahlil.
Dalam pertemuan keduanya, Dewan Bisnis AS-ASEAN juga mendukung Keketuaan Indonesia dalam G20 dan ASEAN.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden terima Dewan Bisnis AS-ASEAN bahas kerja sama tiga bidang
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nusron Wahid sambut positif rencana Presiden Prabowo bangun gedung umat di eks-Kedubes Inggris
10 February 2026 10:05 WIB
Prabowo kembali kutip Al Quran surat Ra'd ayat 11, komitmen perbaiki bangsa
07 February 2026 14:55 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB