234 gempa mengguncang wilayah Sulawesi selama Juni 2022
Senin, 4 Juli 2022 8:58 WIB
Info grafis gempa bumi selama sebulan yang terjadi di wilayah Sulawesi dan sekitarnya di bawah pemantauan BMKG Wilayah IV Makassar. ANTARA/HO/BMKG
Makassar (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mencatat adanya aktivitas gempa yang terjadi selama sepekan hingga 234 kali.
Sub Koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar R Jamroni melalui keterangannya di Makassar, Ahad mengatakan aktivitas gempa itu tercatat dalam sistem selama sepekan.
"Ini gempa kecil, mulai tingkat dirasakan, dangkal dan dalam. Tidak perlu panik, namun tetap waspada," ujarnya.
Ia mengatakan periode gempa terjadi sejak 1 hingga 30 Juni 2022. Sebaran gempa bumi juga terjadi di wilayah Gorontalo, Malili dan Selayar, Sulawesi Selatan; kemudian Majene, Sulawesi Barat serta wilayah Kalisusu.
Adapun distribusi gempa bumi dari 234 kejadian; 12 kali kejadian gempa bumi dirasakan, 202 gempa bumi dangkal,
29 kejadian gempa bumi kedalaman menengah dan 3 kali kejadian gempa bumi dalam.
Selain itu, pada bulan Juni 2022, sesar yang paling aktif menimbulkan kejadian gempa bumi adalah Sesar Sorowako dan Sesar Batui-Balantak.
Untuk frekuensi kejadian gempa di bawah 2 magnitudo telah terjadi sebanyak 25 kali, di bawah 2-3 terjadi sebanyak 140 kali, di bawah 3-4 magnitudo terjadi 51 kali, di bawah 4-5 magnitudo terjadi 14 kali dan di atas 5 magnitudo sebanyak 4 kali.
Untuk frekuensi kejadian gempa berdasarkan kedalamannya itu sebanyak 44 kali dengan kedalaman 60 kilometer (km), menengah terjadi 6 kali pada kedalaman 60-300 kilometer, serta 2 kali terjadi gempa di kedalaman lebih dari 300 km.
Untuk frekuensi dirasakan itu 12 kali dan satu diantaranya merusak. Kemudian gempa bumi menengah itu 29 kejadian dengan kedalaman mulai 60 hingga 300 kilometer di bawah laut.
"Sementara gempa bumi dalam itu dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer terjadi sebanyak 3 kali kejadian," terangnya.
Jamroni mengaku jika rentetan gempa sebulan terakhir merupakan bagian dari proses alam. Gempa itu kekuatannya relatif kecil, sehingga tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.
"Dalam periode gempa ini, sesar atau patahan yang aktif adalah sesar Sorowako dan Batui-Balantak," ucap Sub Koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar R Jamroni.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terjadi gempa 234 kali selama Juni 2022 di wilayah Sulawesi
Sub Koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar R Jamroni melalui keterangannya di Makassar, Ahad mengatakan aktivitas gempa itu tercatat dalam sistem selama sepekan.
"Ini gempa kecil, mulai tingkat dirasakan, dangkal dan dalam. Tidak perlu panik, namun tetap waspada," ujarnya.
Ia mengatakan periode gempa terjadi sejak 1 hingga 30 Juni 2022. Sebaran gempa bumi juga terjadi di wilayah Gorontalo, Malili dan Selayar, Sulawesi Selatan; kemudian Majene, Sulawesi Barat serta wilayah Kalisusu.
Adapun distribusi gempa bumi dari 234 kejadian; 12 kali kejadian gempa bumi dirasakan, 202 gempa bumi dangkal,
29 kejadian gempa bumi kedalaman menengah dan 3 kali kejadian gempa bumi dalam.
Selain itu, pada bulan Juni 2022, sesar yang paling aktif menimbulkan kejadian gempa bumi adalah Sesar Sorowako dan Sesar Batui-Balantak.
Untuk frekuensi kejadian gempa di bawah 2 magnitudo telah terjadi sebanyak 25 kali, di bawah 2-3 terjadi sebanyak 140 kali, di bawah 3-4 magnitudo terjadi 51 kali, di bawah 4-5 magnitudo terjadi 14 kali dan di atas 5 magnitudo sebanyak 4 kali.
Untuk frekuensi kejadian gempa berdasarkan kedalamannya itu sebanyak 44 kali dengan kedalaman 60 kilometer (km), menengah terjadi 6 kali pada kedalaman 60-300 kilometer, serta 2 kali terjadi gempa di kedalaman lebih dari 300 km.
Untuk frekuensi dirasakan itu 12 kali dan satu diantaranya merusak. Kemudian gempa bumi menengah itu 29 kejadian dengan kedalaman mulai 60 hingga 300 kilometer di bawah laut.
"Sementara gempa bumi dalam itu dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer terjadi sebanyak 3 kali kejadian," terangnya.
Jamroni mengaku jika rentetan gempa sebulan terakhir merupakan bagian dari proses alam. Gempa itu kekuatannya relatif kecil, sehingga tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.
"Dalam periode gempa ini, sesar atau patahan yang aktif adalah sesar Sorowako dan Batui-Balantak," ucap Sub Koordinator Pengumpulan dan Penyebaran Data BBMKG Wilayah IV Makassar R Jamroni.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Terjadi gempa 234 kali selama Juni 2022 di wilayah Sulawesi
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persiapan simulasi, 921 peserta ikuti Workshop menghadapi gempa bumi berpotensi tsunami di Kota Padang
21 October 2025 16:59 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB