Arosuka (ANTARA) - Bupati Solok Epyardi Asda menerima kunjungan tokoh masyarakat serta wali nagari se-Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat di rumah dinas bupati Solok.  

Tokoh masyarakat Tigo Lurah Rustam di Arosuka, Selasa mengatakan tujuan kedatangan masyarakat tersebut ke rumah dinas bupati Solok adalah mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati karena telah lebih memperhatikan Tigo Lurah.

"Kami juga berharap agar Tigo Lurah ini menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Solok ke depannya,” ujar dia. 

Bupati Solok Epyardi Asda mengatakan Kecamatan Tigo Lurah ini akan diprioritaskan pembangunannya. 

“Kita telah menganggarkan kurang lebih 500 jt untuk pengecoran jalan Kapujan sampai Rimbo Data,“ ujar bupati.

Ia berharap terus jaga selalu kekompakan dan kebersamaan agar Tigo Lurah dan Kabupaten Solok pada umumnya dapat maju ke depannya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala OPD, camat Tigo Lurah Tedi Aurora, wali nagari se-Kecamatan Tigo Lurah dan tokoh masyarakat Kecamatan Tigo Lurah. 

Sebelumnya, Bupati Solok Epyardi Asda telah mengunjungi Kecamatan Tigo Lurah 
dalam rangka goro bersama pemanfaatan ekskavator dan peresmian kegiatan di Nagari Rangkiang Luluih pada Sabtu (18/6). 

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi V Athari Gautri Ardi serta mengatakan akan mengadakan kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Solok untuk perbaikan jalan daerah setempat.  

"Dari program saya juga untuk Kecamatan Tigo Lurah masing-masing nagari akan kita berikan 20 bantuan program bedah rumah," ujar dia.  

Selain itu, dalam kunjungan itu bupati Solok akan memprioritaskan pembangunan akses jalan Kapujan-Sungainanam untuk mempermudah masyarakat di Nagari Rangkiangluluih, Kecamatan Tigolurah, Kabupaten Solok, Sumbar khususnya dalam mendukung aktivitas perekonomian.

”Saya masih berjuang untuk membangun Kecamatan Tigolurah. Berbagai program sudah kita ajukan ke Pemerintah Pusat, negosiasi masih berjalan, dan semoga ke depannya bisa kita lakukan upaya pembangunan jalan ini,” kata Epyardi di Arosuka, Kamis.

Ia juga mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mewujudkan pembangunan di Tigolurah, salah satunya bekerja sama dengan anggota DPR-RI, Athari Gauthi.

Ia menyebutkan Pemkab Solok telah menganggarkan senilai Rp8 miliar lebih untuk pembangunan di Tigolurah tahun anggaran 2022.

"Anggaran tersebut khususnya dalam pembangunan jalan, sarana telekomunikasi, dan lainnya. Apalagi seluruh nagari di Tigolurah masih berstatus daerah tertinggal," ujar dia.

Selain itu, Bupati Solok juga mengadakan satu ekskavator khusus untuk Kecamatan Tigolurah tersebut yang nantinya bisa digunakan untuk membuka jalan usaha tani. Serta untuk mempermudah jalur transportasi yang ada di kawasan itu.

”Kita semua akan selalu mengusahakan agar Tigolurah ini lepas dari daerah terisolir,” ucapnya.

 

Pewarta : Laila Syafarud
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2024