Andrinof dan Bupati Pesisir Selatan komit soal pengembangan Mandeh
Senin, 7 Maret 2022 16:29 WIB
Andrinof Chaniago diskusi di rumah dinas Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar soal percepatan pengembangan Mandeh
Painan (ANTARA) - Andrinof Chaniago bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menegaskan siap melakukan percepatan pengembangan Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Andrinof mengatakan kawasan itu memiliki potensi besar untuk membantu kinerja perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat sekitar, namun sejauh ini pergerakannya terkesan agak lambat dan belum sesuai harapan.
"Ini harus kita percepat pergerakannya. Saya siap membantu untuk itu," ungkap Andrinof saat berbincang di rumah dinas Bupati Rusma Yul Anwar di Painan.
Keberadaan KWBT Mandeh diresmikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir 2015 yang turut dihadiri Andrinof sebagai penggagas, Menteri PU Basuki Hadimuljono dan Irman Gusman ketika sebagai Ketua DPD-RI.
Presiden mengaku takjub akan keindahan salah satu pesona bahari di kawasan Barat pantai Sumatera itu adalah Raja Ampat di kawasan Pantai Barat Sumatera, bahkan presiden menyebut Mandeh kepingan surga yang jatuh ke bumi.
Pada kesempatan itu Jokowi menetapkan Andrinof Chaniago sebagai Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Mandeh dan memerintahkan agar Gubernur Sumbar dan Bupati Pesisir Selatan merumuskan arah Pengambangannya.
Karena itu lanjut Andrinof Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Pesisir Selatan segera membuat kebijakan terkait pengembangannya, sehingga daya ungkitnya terhadap ekonomi lebih besar.
"Sejauh ini belum terlalu tampak, utamanya bagi investasi sektor pariwisata di dalam kawasan," tutur pria yang kini menjabat sebagai Wakil Komisaris Independen Bank Mandiri itu.
Pada kesempatan itu Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar mengaku pihaknya telah menyusun berbagai kebijakan terkait strategis terkait arah pengembangan KWBT Mandeh.
Meski begitu menurutnya harus ada dukungan secara politik dan pembiayaan dari pemerintah provinsi, mengingat sebagian kawasannya masuk dalam wilayah teritorial Kota Padang.
Sementara pemerintah kabupaten kini gencar menyiapkan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan pariwisata, salah satu diantaranya Pusat Informasi Wisatawan.
"Bahkan pusat informasi itu sudah kami resmikan beberapa waktu lalu. Dengan demikian ada panduan bagi wisatawan terkait Mandeh," terang bupati.
Selain itu pemerintah kabupaten secara aktif melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha, khususnya pemandu pariwisata. Mereka dinilai memiliki peran penting terhadap tingkat kunjungan.
Pemerintah kabupaten menurut bupati sangat menyadari daerah tidak bisa terlalu lama bergantung pada sektor primer sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi.
Karena itu pemerintah kabupaten kini menyiapkan pariwisata sebagai sumber baru pertumbuhan utama, karena mampu mengakomodir banyak usaha lainnya seperti perdagangan, hotel dan restoran.
Bahkan pemerintah kabupaten mematok nilai transaksi ekonomi kreatif pada 2026 sebesar Rp50 miliar dan serapan tenaga kerja sektor pariwisata lebih dari tujuh ribu orang.
"Tentu semua ini dapat diwujudkan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, utamanya pemerintah pusat dan provinsi," ujar bupati.
Andrinof mengatakan kawasan itu memiliki potensi besar untuk membantu kinerja perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat sekitar, namun sejauh ini pergerakannya terkesan agak lambat dan belum sesuai harapan.
"Ini harus kita percepat pergerakannya. Saya siap membantu untuk itu," ungkap Andrinof saat berbincang di rumah dinas Bupati Rusma Yul Anwar di Painan.
Keberadaan KWBT Mandeh diresmikan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir 2015 yang turut dihadiri Andrinof sebagai penggagas, Menteri PU Basuki Hadimuljono dan Irman Gusman ketika sebagai Ketua DPD-RI.
Presiden mengaku takjub akan keindahan salah satu pesona bahari di kawasan Barat pantai Sumatera itu adalah Raja Ampat di kawasan Pantai Barat Sumatera, bahkan presiden menyebut Mandeh kepingan surga yang jatuh ke bumi.
Pada kesempatan itu Jokowi menetapkan Andrinof Chaniago sebagai Ketua Tim Percepatan dan Pengembangan Mandeh dan memerintahkan agar Gubernur Sumbar dan Bupati Pesisir Selatan merumuskan arah Pengambangannya.
Karena itu lanjut Andrinof Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Pesisir Selatan segera membuat kebijakan terkait pengembangannya, sehingga daya ungkitnya terhadap ekonomi lebih besar.
"Sejauh ini belum terlalu tampak, utamanya bagi investasi sektor pariwisata di dalam kawasan," tutur pria yang kini menjabat sebagai Wakil Komisaris Independen Bank Mandiri itu.
Pada kesempatan itu Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar mengaku pihaknya telah menyusun berbagai kebijakan terkait strategis terkait arah pengembangan KWBT Mandeh.
Meski begitu menurutnya harus ada dukungan secara politik dan pembiayaan dari pemerintah provinsi, mengingat sebagian kawasannya masuk dalam wilayah teritorial Kota Padang.
Sementara pemerintah kabupaten kini gencar menyiapkan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan pariwisata, salah satu diantaranya Pusat Informasi Wisatawan.
"Bahkan pusat informasi itu sudah kami resmikan beberapa waktu lalu. Dengan demikian ada panduan bagi wisatawan terkait Mandeh," terang bupati.
Selain itu pemerintah kabupaten secara aktif melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha, khususnya pemandu pariwisata. Mereka dinilai memiliki peran penting terhadap tingkat kunjungan.
Pemerintah kabupaten menurut bupati sangat menyadari daerah tidak bisa terlalu lama bergantung pada sektor primer sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi.
Karena itu pemerintah kabupaten kini menyiapkan pariwisata sebagai sumber baru pertumbuhan utama, karena mampu mengakomodir banyak usaha lainnya seperti perdagangan, hotel dan restoran.
Bahkan pemerintah kabupaten mematok nilai transaksi ekonomi kreatif pada 2026 sebesar Rp50 miliar dan serapan tenaga kerja sektor pariwisata lebih dari tujuh ribu orang.
"Tentu semua ini dapat diwujudkan dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, utamanya pemerintah pusat dan provinsi," ujar bupati.
Pewarta : Teddy Setiawan
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Dinas Kesehatan Pessel gelar pertemuan Penyusunan Profil Kesehatan 2025 di Hotel Triza Painan
06 December 2025 6:35 WIB
Dinas Pertanian Serahkan 300 Liter Minyak Goreng untuk Bantuan Tanggap Darurat di Pesisir Selatan
04 December 2025 14:11 WIB
Pemkab Pessel gerak cepat tangani pemadaman di tiga nagari Terisolir Bayang Utara
04 December 2025 10:09 WIB
Plt. Kadishub Pessel tinjau langsung kerusakan lampu PJU di Jalur 2 Salido
04 December 2025 9:55 WIB
Kesbangpol Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Bayang"
03 December 2025 18:13 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB