Pemkab Solok Selatan ingin kolaborasikan program dengan Kemenag
Rabu, 2 Maret 2022 14:40 WIB
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi menyerahkan plakat kepada Kepala Wilayah Kantor Kementerian Agama Sumbar, Helmi usai pelantikan PCNU Solok Selatan, di Padang Aro, Rabu. (Antarasumbar/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan, Sumatera Barat ingin kolaborasikan program unggulan Pemkab setempat yaitu satu jorong satu rumah tahfiz dengan milik Kementerian Agama (Kemenag) khazanah surau.
"Program unggulan Pemkab berbasis keagamaan yaitu satu jorong satu rumah tahfiz dan Kemenag Solok Selatan menjadi pilot project Program Khazanah Surau, mungkin ini secara teknis nantinya bisa kita bahas untuk dapat dikolaborasikan secara bersama-sama," kata Bupati Solok Selatan, Khairunas saat pelantikan PCNU Solok Selatan, di Padang Aro, Rabu.
Dia menjelaskan, dengan program satu Jorong satu rumah tahfiz tujuannya supaya anak-anak di Solok Selatan bisa hafal Alquran serta memahami dan mampu melaksanakan aktifitas keagaamaan yang biasa dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat.
Sebagai contoh, katanya penyelenggaraan jenazah, menjadi imam masjid, dan juga bisa menjadi khatib penceramah.
Kolaborasi dengan program Kemenag sangat mungkin terjadi sebab memiliki niat yang sama untuk memajukan Solok Selatan.
Dia menjelaskan, program satu jorong satu rumah tahfiz sudah mulai dilaksanakan oleh Pemkab Solok Selatan dan akan ada anggaran khusus untuk itu.
"Kami mendorong semua MDA untuk menjadi rumah tahfiz dan hampir semua jorong memilikinya," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Helmi mengatakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan bisa membentengi generasi muda dalam hal negatif.
Ia mengajak, semua pihak maupun pengurus PCNU Solok Selatan yang baru dilantik untuk memperkuat pemahaman beragama kepada masyarakat.
"Kami memiliki program moderasi beragama dan ini bukan agama baru tetapi pemahaman beragama yang lebih baik lagi," ujarnya.
"Program unggulan Pemkab berbasis keagamaan yaitu satu jorong satu rumah tahfiz dan Kemenag Solok Selatan menjadi pilot project Program Khazanah Surau, mungkin ini secara teknis nantinya bisa kita bahas untuk dapat dikolaborasikan secara bersama-sama," kata Bupati Solok Selatan, Khairunas saat pelantikan PCNU Solok Selatan, di Padang Aro, Rabu.
Dia menjelaskan, dengan program satu Jorong satu rumah tahfiz tujuannya supaya anak-anak di Solok Selatan bisa hafal Alquran serta memahami dan mampu melaksanakan aktifitas keagaamaan yang biasa dilaksanakan di tengah-tengah masyarakat.
Sebagai contoh, katanya penyelenggaraan jenazah, menjadi imam masjid, dan juga bisa menjadi khatib penceramah.
Kolaborasi dengan program Kemenag sangat mungkin terjadi sebab memiliki niat yang sama untuk memajukan Solok Selatan.
Dia menjelaskan, program satu jorong satu rumah tahfiz sudah mulai dilaksanakan oleh Pemkab Solok Selatan dan akan ada anggaran khusus untuk itu.
"Kami mendorong semua MDA untuk menjadi rumah tahfiz dan hampir semua jorong memilikinya," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Helmi mengatakan kegiatan keagamaan yang dilaksanakan bisa membentengi generasi muda dalam hal negatif.
Ia mengajak, semua pihak maupun pengurus PCNU Solok Selatan yang baru dilantik untuk memperkuat pemahaman beragama kepada masyarakat.
"Kami memiliki program moderasi beragama dan ini bukan agama baru tetapi pemahaman beragama yang lebih baik lagi," ujarnya.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025