Pengamat : Buku Pelajaran Bermuatan Pornografi Harus Ditarik
Kamis, 11 Juli 2013 12:36 WIB
Jakarta, (Antara) - Pengamat pendidikan Arif Rahman Hakim mengatakan buku pelajaran yang bermuatan pornografi harus segera ditarik dari peredaran, sedangkan penerbit dan penulisnya harus diproses menurut hukum yang berlaku.
"Buku tersebut harus ditarik, penerbit maupun penulisnya harus diproses mengikuti hukum yang berlaku," kata Arif di Jakarta, Kamis.
Pernyataan Arif tersebut menyikapi beredarnya buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas VI yang mengandung unsur pornografi di SDN Polisi IV dan Gunung Gede.
Buku terbitan CV Graphia Buana merupakan cetakan pertama Maret 2013 dengan judul "Aku Senang Belajar Bahasa Indonesia" untuk SD MI kelas VI.
Pada halaman 55-60 terdapat kisah cerita berjudul "Anak Gembala dan Induk Serigala". Namun di dalamnya terdapat kutipan yang kalimat-kalimatnya vulgar. Kalimat yang terdapat di dalam buku tersebut tidak layak dibaca oleh peserta didik karena dalam tulisan tersebut mengisahkan tentang pekerja seks.
Beredarnya buku paket Bahasa Indonesia ini telah membuat resah para orang tua murid.
"Sebelum buku tersebut digunakan sebagai buku pelajaran, biasanya dibaca dulu oleh lembaga perbukuan nasional yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun masalahnya, terkadang guru tersebut ada yang berinisiatif menggunakan buku pelajaran sendiri," jelas dia.
Selain itu, kata Arif, guru harus menjadi benteng terakhir dalam proses belajar-mengajar. Menurut dia, sebelum mengajar, guru harus terlebih dulu membaca buku tersebut.
"Jika ada materi yang tidak cocok, seharusnya guru mencoretnya dan tidak diajarkan," kata Arif.
Pada tahun lalu buku pelajaran SD yang bermuatan pornografi juga beredar di Jakarta. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Coach Matias Ibo di Bulan K3 Semen Padang: Latihan Fisik Tak Harus Berat, tapi Harus Konsisten
11 February 2026 12:27 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman : GPM harus berpihak pada masyarakat korban bencana
05 February 2026 17:23 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017