Padang (ANTARA) - Banjir terjadi di lima kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) akibat curah hujan yang tinggi di daerah setempat sejak Jumat pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Doni Gusrizal memaparkan lima titik itu adalah Tapan, Batang Kapas, Lengayang, Silaut, dan Tarusan.
"Banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian rata-rata satu hingga dua meter, sedangkan di dalam rumah warga mencapai setengah meter," kata Doni Gusrizal dihubungi dari Padang, Jumat.
Ia mengatakan hingga pukul 19.30 WIB tim masih di lokasi untuk memberikan pertolongan dan evakuasi, sedangkan hujan masih terus mengguyur kawasan setempat.
"Jadi sampai malam ini fokus kami adalah menyelamatkan serta mengevakuasi warga yang butuh evakuasi," ujarnya.
Ia mengatakan pihak BPBD bersama insan kebencanaan setempat terus berupaya secara ekstra serta membagi fokus penanganan, mengingat jarak antara satu titik banjir ke titik lainnya cukup berjauhan.
"Sejak sore tadi sudah lebih dari 100 warga yang kami evakuasi ke tempat aman, fokus utama adalah menyelamatkan warga," ucapnya.
Sementara itu BPBD juga mencatat tiga titik longsor yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, yakni di Luwung Kecamatan Bayang, Batang Kapas, dan Bukit Pulai.
"Pembersihan material longsor masih terus dilaksanakan sampai malam ini menggunakan alat berat dari kabupaten serta pemerintah provinsi," ujarnya.
Doni mengatakan longsor tersebut menutup akses jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Bengkulu.*
Banjir genangi lima kecamatan di Pesisir Selatan
Jumat, 17 Desember 2021 20:33 WIB
Banjir yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (17/12/2021) pagi. ANTARA/HO-BPBDPesisir Selatan
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pindah ke provinsi, Sekda Padang Andree Algamar jabat Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar
12 February 2026 19:04 WIB
Perpusda Kota Padang resmi beroperasi, Wako Fadly Amran : Komitmen daerah perkuat literasi masyarakat
12 February 2026 15:10 WIB