12 unit Rumah Program CSR resmi diserahterimakan di Bukittinggi
Selasa, 30 November 2021 16:19 WIB
Program bedah rumah melalui program CSR di Bukittinggi. (Antarasumbar/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Sebanyak 12 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Pakan Kurai dan Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, resmi diserahterimakan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) kepada Pemerintah Kota Bukittinggi, Selasa.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menerima secara simbolis penyerahan rumah yang telah dibedah didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Ny. Fiona Erman Safar dari Direktur PT Sarana Multigriya Finansial didampingi perwakilan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Balai Pemukiman Sumatera Barat.
Wali Kota kemudian langsung menyerahterimakan rumah tersebut kepada pemilik masing-masing.
"Program perbaikan RTLH ini merupakan bantuan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebuah BUMN yang bergerak dalam bidang pembiayaan infrastruktur dengan nilai total Rp1 milyar rupiah," kata Erman di Bukittinggi, Selasa.
Ia menyebut, jangka pembangunannya memakan waktu sekitar 1 tahun 7 bulan dengan sebelumnya peletakan batu pertama telah dilakukan Maret 2020.
"Program CSR senilai total Rp1 milyar tersebut diberikan dalam bentuk program bedah rumah kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan rincian, sebanyak 6 KPM di Kelurahan Pakan Kurai serta 6 KPM di Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah," kata dia.
Setiap KPM menerima besaran biaya bedah rumah yang berbeda-beda, mulai dari Rp66 juta-an hingga Rp133 juta-an sesuai kondisi perbaikan yang dibutuhkan.
Erman Safar juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sarana Multigriya Finansial, BUMN yang berada di bawah Kementerian Keuangan RI, yang telah menyalurkan dana CSR-nya untuk program bedah rumah di Kota Bukittinggi.
“Rasa kesatuan Indonesia-lah yang mengalirkan CSR dari PT Sarana Multigriya Finansial dalam bentuk program bantuan bedah rumah ke Bukittinggi, program ini memang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat,” sebut Wako.
Sementara Direktur PT Sarana Multigriya Finansial, Ananta Wiyogo mengatakan harapannya agar sinergi dan kolaborasi antara ketiga pihak dapat mewujudkan pembangunan kota yang berkesinambungan serta terciptanya pemukiman yang inklusif.
“Semoga sinergi dan kolaborasi ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat, terkhusus, memberikan kenyamanan yang layak dengan program yang berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11, yaitu “Membangun kota dan pemukiman inklusif, aman, tahan lama dan berkelanjutan,” ujar Ananta.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menerima secara simbolis penyerahan rumah yang telah dibedah didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bukittinggi Ny. Fiona Erman Safar dari Direktur PT Sarana Multigriya Finansial didampingi perwakilan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Balai Pemukiman Sumatera Barat.
Wali Kota kemudian langsung menyerahterimakan rumah tersebut kepada pemilik masing-masing.
"Program perbaikan RTLH ini merupakan bantuan dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebuah BUMN yang bergerak dalam bidang pembiayaan infrastruktur dengan nilai total Rp1 milyar rupiah," kata Erman di Bukittinggi, Selasa.
Ia menyebut, jangka pembangunannya memakan waktu sekitar 1 tahun 7 bulan dengan sebelumnya peletakan batu pertama telah dilakukan Maret 2020.
"Program CSR senilai total Rp1 milyar tersebut diberikan dalam bentuk program bedah rumah kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan rincian, sebanyak 6 KPM di Kelurahan Pakan Kurai serta 6 KPM di Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah," kata dia.
Setiap KPM menerima besaran biaya bedah rumah yang berbeda-beda, mulai dari Rp66 juta-an hingga Rp133 juta-an sesuai kondisi perbaikan yang dibutuhkan.
Erman Safar juga menyampaikan apresiasi kepada PT Sarana Multigriya Finansial, BUMN yang berada di bawah Kementerian Keuangan RI, yang telah menyalurkan dana CSR-nya untuk program bedah rumah di Kota Bukittinggi.
“Rasa kesatuan Indonesia-lah yang mengalirkan CSR dari PT Sarana Multigriya Finansial dalam bentuk program bantuan bedah rumah ke Bukittinggi, program ini memang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat,” sebut Wako.
Sementara Direktur PT Sarana Multigriya Finansial, Ananta Wiyogo mengatakan harapannya agar sinergi dan kolaborasi antara ketiga pihak dapat mewujudkan pembangunan kota yang berkesinambungan serta terciptanya pemukiman yang inklusif.
“Semoga sinergi dan kolaborasi ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat, terkhusus, memberikan kenyamanan yang layak dengan program yang berdasarkan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11, yaitu “Membangun kota dan pemukiman inklusif, aman, tahan lama dan berkelanjutan,” ujar Ananta.
Pewarta : Al Fatah
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025