Para Penggemar Tetap Dukung Timnas Brazil
Sabtu, 22 Juni 2013 5:56 WIB
Salvador, (Antara/Reuters) - Tanda-tanda awal dari Piala Konfederasi adalah para penggemar Brazil dapat membantu dan bukan menghambat tim di kandang sendiri, keterpurukan Spanyol merupakan hal yang prematur, dan panas dapat menyebabkan masalah bagi semua orang di Piala Dunia.
Tuan rumah Brazil, yang telah memastikan diri lolos ke semifinal bersama Italia, menghadapi turnamen ini di bawah bayang-bayang di mana sebagian orang mempertanyakan apakah pasukan muda Luiz Felipe Scolari memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi yang terbaik.
Namun, sejauh ini, mereka tampil baik tanpa terpeleset menuju puncak, mengalahkan Jepang 3-0 dan Meksiko 2-0 untuk membuat pertandingan Grup A Sabtu melawan Italia hanya menjadi penentu untuk memperebutkan posisi pemuncak klasemen grup.
Hal yang penting, para pendukung mereka tetap setia, mengabaikan protes-protes politik di luar stadion-stadion dan memberi dukungan pada kedua pertandingan mereka di Brasilia dan Fortaleza.
"Apa yang mengejutkan kami lebih dari apapun adalah dukungan yang kami dapatkan dari para penggemar," kata penyerang Fred kepada FIFA.com.
"Tentu saja, semua tergantung pada bagaimana kami tampil di lapangan, namun kami berharap dapat meneruskan kemenangan sehingga kami dapat terus melaju dan yang paling penting adalah menjaga para penggemar tetap berada di tim kami."
Hal itu tidak selalu terjadi, khususnya di Rio de Janeiro dan Sao Paulo, di mana para penggemar dapat kehilangan kesabaran terhadap tim mereka bahkan sebelum turun minum.
Pembicaraan besar lainnya adalah awal gemilang yang diperlihatkan juara dunia dan Eropa Spanyol.
Barcelona dan Real Madrid, yang menyumbangkan sepuluh pemain dari 11 pemain inti pada pertandingan pembuka ketika menang atas Uruguay, keduanya disingkirkan tim-tim Jerman pada semifinal Liga Champions, yang membuat banyak pihak menilai bahwa era dominasi Spanyol sudah usai.
Para pemain Spanyol menjawab keraguan dengan mengungguli Uruguay secara menyeluruh pada pertandingan pertama, dengan penampilan tiki-taka untuk menaklukkan lawannya.
Hanya kegagalan untuk mengonversi sejumlah peluang dan tendangan bebas brilian Luis Suarez yang membuat skor tidak terlalu memalukan bagi juara Amerika Selatan saat Spanyol menang 2-1.
Pelatih Uruguay Oscar Tabarez mengakui dominasi Spanyol namun sebagaimana beberapa pelatih lain, ia mengeluhkan waktu istirahat yang terlalu pendek di antara pertandingan.
Temperatur dan kelembaban begitu tinggi pada beberapa stadion, khususnya pada pertandingan-pertandingan sore hari yang dimulai pada pukul 16.00 waktu setempat, dan Tabarez mengatakan para pemainnya kesulitan setelah memainkan pertandingan keduanya melawan Nigeria dengan hanya waktu istirahat empat hari.
"Saya pikir semua pesepak bola yang baru menyelesaikan musim di Eropa mungkin tidak berada dalam kondisi terbaiknya untuk bermain di turnamen level tinggi,"kata Tabarez.
"Orang-orang ini berada dalam bentuk fisik yang bagus namun keletihan terjadi dan hal itu meninggalkan tanda bagi para pemain."
Italia dan Spanyol juga mengeluhkan panas dan kondisi-kondisi yang bahkan akan lebih berat pada Piala Dunia tahun depan, di mana beberapa pertandingan direncanakan dimulai pada pukul 13.00 di arena-arena tropis seperti Recife dan Fortaleza.
Meski terdapat masalah kelelahan, cukup banyak gol tercipta di ajang ini dengan rata-rata 4,75 gol dari delapan pertandingan pertama, meski hal itu terwujud berkat bantuan Tahiti, negara Kepulauan Pasifik yang telah kemasukan 16 gol dari dua pertandingan mereka.
Beberapa tim mendapatkan pengalaman yang menyenangkan di Brazil.
"Lapangan-lapangannya bagus, atmosfernya indah," kata pelatih Nigeria Stephen keshi setelah kalah 1-2 dari Uruguay. "Ini adalah pengalaman bagus dan saya berharap semua pengalaman baik di dalam dan di luar lapangan (dapat berguna) dan kami dapat berada di sini pada tahun depan untuk Piala Dunia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Patrick Kluivert rasakan kekecewaan penggemar dan nyatakan bertanggung jawab
14 October 2025 11:06 WIB
Mancini minta penggemar penuhi stadion saat Arab Saudi vs Indonesia
05 September 2024 11:03 WIB, 2024