Ini ancaman Aliansi Bukittinggi Peduli jika Herman Sofyan dipaksa diganti
Senin, 23 Agustus 2021 18:18 WIB
Penyampaian aspirasi Aliansi Bukittinggi Peduli di DPRD. (antarasumbar/HO-HUMAS DPRD Bukiitinggi)
Bukittinggi (ANTARA) - Aliansi Bukittinggi Peduli (ABP) yang mendatangi kantor DPRD Kota Bukittinggi mengancam akan mendatangkan massa yang lebih banyak dan menyegel kantor dewan itu jika Herman Sofyan dipaksa diganti dari jabatannya.
"DPRD ini bukan milik Partai Gerindra saja, ini milik rakyat bersama, jadi jika Erman Safar sebagai Ketua Gerindra memaksakan kehendak, maka jangan salahkan kami masyarakat Bukittinggi akan menduduki atau menyegel kantor ini dengan massa yang lebih banyak," kata Koordinator ABP, Deni Satriadi di Bukittinggi, Senin.
Hal itu disampaikannya setelah proses audiensi perwakilan ABP bersama anggota dewan diterima oleh Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan dan beberapa anggota lainnya seperti Erdison Nimli, Nur Hasra dan Ibra Yasser.
Hal senada disampaikan mantan anggota DPRD Bukittinggi, Fauzan Hafiz yang ikut serta dalam audiensi bersama anggota dewan di ruang sidang.
"Kita harapkan DPRD mengatur retribusi ini melalui Perda sesuai aturan yang berlaku dan bukan Perwako hingga gonjang-ganjing Perwako tidak terdengar lagi," kata Fauzan.
Ia mengatakan selain beberapa aturan, masalah etika juga harus dijunjung tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Kalau pimpinan pemerintahan beretika yang baik pasti masyarakat juga akan beretika baik, tapi kalau kepala daerah tidak menggunakan etika yang baik bagaimana kita bisa mengharapkan masyarakat yang beretika juga," kata dia.
Ia menambahkan harapannya agar tidak adanya arogansi saat ini baik di pemerintahan dan legislatif.
"Bukittinggi bukanlah kota yang arogan, kita tidak menginginkan adanya arogansi, itulah yg kita harapakan di pemerintahan yang sekarang," tutupnya.
Dalam penyampaiannya Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan berjanji akan meneruskan setiap aspirasi dari warga yang datang untuk nantinya juga diteruskan ke wali kota.
"Terimakasih atas penyampaian aspirasinya, akan kami tampung dan disampaikan dalam rapat untuk juga diteruskan ke wali kota," katanya.
Gelar Audiensi dan penyampaian aspirasi di gedung dewan itu berjalan aman dan terkendali di dalam ruang pertemuan yang dibagi menjadi dua bagian karena adanya rapat pembahasan lain di waktu yang sama.
"DPRD ini bukan milik Partai Gerindra saja, ini milik rakyat bersama, jadi jika Erman Safar sebagai Ketua Gerindra memaksakan kehendak, maka jangan salahkan kami masyarakat Bukittinggi akan menduduki atau menyegel kantor ini dengan massa yang lebih banyak," kata Koordinator ABP, Deni Satriadi di Bukittinggi, Senin.
Hal itu disampaikannya setelah proses audiensi perwakilan ABP bersama anggota dewan diterima oleh Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan dan beberapa anggota lainnya seperti Erdison Nimli, Nur Hasra dan Ibra Yasser.
Hal senada disampaikan mantan anggota DPRD Bukittinggi, Fauzan Hafiz yang ikut serta dalam audiensi bersama anggota dewan di ruang sidang.
"Kita harapkan DPRD mengatur retribusi ini melalui Perda sesuai aturan yang berlaku dan bukan Perwako hingga gonjang-ganjing Perwako tidak terdengar lagi," kata Fauzan.
Ia mengatakan selain beberapa aturan, masalah etika juga harus dijunjung tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
"Kalau pimpinan pemerintahan beretika yang baik pasti masyarakat juga akan beretika baik, tapi kalau kepala daerah tidak menggunakan etika yang baik bagaimana kita bisa mengharapkan masyarakat yang beretika juga," kata dia.
Ia menambahkan harapannya agar tidak adanya arogansi saat ini baik di pemerintahan dan legislatif.
"Bukittinggi bukanlah kota yang arogan, kita tidak menginginkan adanya arogansi, itulah yg kita harapakan di pemerintahan yang sekarang," tutupnya.
Dalam penyampaiannya Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan berjanji akan meneruskan setiap aspirasi dari warga yang datang untuk nantinya juga diteruskan ke wali kota.
"Terimakasih atas penyampaian aspirasinya, akan kami tampung dan disampaikan dalam rapat untuk juga diteruskan ke wali kota," katanya.
Gelar Audiensi dan penyampaian aspirasi di gedung dewan itu berjalan aman dan terkendali di dalam ruang pertemuan yang dibagi menjadi dua bagian karena adanya rapat pembahasan lain di waktu yang sama.
Pewarta : Al Fatah
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB