Padang (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X membatasi jumlah mahasiswa ataupun dosen yang hendak menggunakan laboratorium maksimal 12 orang sehari guna antisipasi penyebaran virus COVID-19.


"Sekarang laboratorium sudah dibuka, dan jumlah orang yang masuk adalah setengah dari kapasitas ruangan," kata Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Dr Herri, MBA. di Padang, Kamis.


Ia mengatakan mahasiswa yang ingin memakai labor mesti mengikuti protokol kesehatan mulai dari awal masuk diperiksa suhu tubuh, mencuci tangan dan wajib memakai masker. 


Prof Herri menyampaikan fasilitas yang ada di Laboratorium LLDIKTI Wilayah X cukup memadai dan bisa membantu kegiatan penelitian dan praktikum mahasiswa. Labor itu dibuka dari Senin sampai Jumat dimulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB.


Sementara itu,  Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama Zul Ikram mengatakan saat pandemi COVID-19, Laboratorium LLDIKTI Wilayah X sempat ditutup untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut dan mahasiswa hanya boleh memakai jika ada keperluan mendesak.


Ia mengatakan di dalam labor memiliki enam meja panjang, dan satu meja hanya boleh diisi oleh dua orang. Sementara sebelum pandemi satu meja bisa diisi oleh empat orang.


Zul menyampaikan penyediaan laboratorium merupakan bagian dari pelayanan LLDIKTI Wilayah X kepada mahasiswa ataupun dosen yang ingin melaksanakan praktikum.


Berdasarkan data kunjungan, mahasiswa yang menggunakan labor tidak hanya dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di LLDIKTI Wilayah X namun juga dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni UNP dan Unand.


"Akan tetapi, kami lebih memprioritaskan PTS yang tidak memiliki fasilitas yang memadai, sebab untuk PTN sudah memiliki labor sendiri yang cukup memadai namun kami tetap mengizinkan mereka apabila pengguna labor sedikit," ucapnya.


Bagi mahasiswa yang ingin menggunakan laboratorium di LLDIKTI Wilayah X dapat mendaftar dengan mengisi formulir yang telah ditandatangani oleh dosen pembimbing.


Apabila mahasiswa telah selesai mendaftar, jika kondisi sepi maka mahasiswa dapat langsung menggunakan ruangan dan alat yang ingin dipakai, namun, jika ramai maka akan diberikan jadwal untuk penggunaan alat yang dibutuhkan.



 

Pewarta : Mutiara Ramadhani
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2024