Ini harapan Wawako Solok pada remaja masjid
Senin, 31 Mei 2021 15:09 WIB
Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Ramadhani Kirana Putra (tengah). (Antarasumbar/HO-Prokomp Solok)
Solok (ANTARA) - Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Ramadhani Kirana Putra mengharapkan remaja masjid ke depannya agar mampu memanfaatkan ilmu teknologi 4.0 dalam rangka mengembangkan wawasan berorganisasi.
"Saya berharap remaja masjid mampu memanfaatkan ilmu teknologi 4.0 mengembangkan wawasan berorganisasi serta memunculkan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan inovatif," kata dia di Solok, baru-baru ini.
Ia menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber pada pelatihan kader masjid bertempat di Balai Latihan Kerja Provinsi Sumatera Barat, Arosuka.
Selain itu, ia mengatakan dulu peran mesjid sangat luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga tempat belajar agama, budaya dan hubungan sosial masyarakat.
"Bahkan dulunya masjid juga yang melahirkan sebagian besar tokoh-tokoh pendiri bangsa ini," kata dia.
Dhani mengatakan masjid dulu tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat bermusyawarah untuk mengambil sebuah kebijakan baik itu politik atau sosial kemasyarakatan.
Ia juga menyampaikan wadah organisasi remaja masjid ini harus mampu melahirkan tokoh-tokoh muda yang kritis, yang mampu membela Islam di masa yang akan datang.
Selain itu, Dhani juga berharap wadah organisasi remaja masjid juga dapat melahirkan tokoh-tokoh muda yang kritis, serta mampu membela Islam di masa yang akan datang.
Latihan Kader Masjid (LKM) ini diikuti sebanyak 80 remaja masjid, yang digelar Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kabupaten Solok.
Pelatihan itu diikuti 80 orang peserta yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Solok.
Kegiatan pelatihan tersebut bertemakan tentang 'pengokohan spirit memakmurkan dan dimakmurkan masjid: menciptakan Kader Masjid sebagai Pelopor Peradaban.
"Saya berharap remaja masjid mampu memanfaatkan ilmu teknologi 4.0 mengembangkan wawasan berorganisasi serta memunculkan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan inovatif," kata dia di Solok, baru-baru ini.
Ia menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber pada pelatihan kader masjid bertempat di Balai Latihan Kerja Provinsi Sumatera Barat, Arosuka.
Selain itu, ia mengatakan dulu peran mesjid sangat luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga tempat belajar agama, budaya dan hubungan sosial masyarakat.
"Bahkan dulunya masjid juga yang melahirkan sebagian besar tokoh-tokoh pendiri bangsa ini," kata dia.
Dhani mengatakan masjid dulu tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat bermusyawarah untuk mengambil sebuah kebijakan baik itu politik atau sosial kemasyarakatan.
Ia juga menyampaikan wadah organisasi remaja masjid ini harus mampu melahirkan tokoh-tokoh muda yang kritis, yang mampu membela Islam di masa yang akan datang.
Selain itu, Dhani juga berharap wadah organisasi remaja masjid juga dapat melahirkan tokoh-tokoh muda yang kritis, serta mampu membela Islam di masa yang akan datang.
Latihan Kader Masjid (LKM) ini diikuti sebanyak 80 remaja masjid, yang digelar Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kabupaten Solok.
Pelatihan itu diikuti 80 orang peserta yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Solok.
Kegiatan pelatihan tersebut bertemakan tentang 'pengokohan spirit memakmurkan dan dimakmurkan masjid: menciptakan Kader Masjid sebagai Pelopor Peradaban.
Pewarta : Laila Syafarud
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025