Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang mengganti program Singgah Sahur yang rutin dilakukan setiap Ramadhan menjadi Semalam di Palanta pada Ramadhan 1422 Hijriah.


"Setiap bulan Ramadhan Pemerintah Kota Padang selalu menjalankan program Singgah Sahur yaitu  yakni mendatangi warga kurang mampu saat  sahur, namun tahun ini diganti dengan Semalam di Palanta Wali Kota," kata Plt Wali Kota Padang, Hendri Septa di Padang, Senin.


Menurut dia pada  program  singgah sahur yang dilaksanakan sejak  2015,  Wali Kota Padang beserta jajaran kerja singgah ke rumah warga yang kurang mampu untuk kemudian makan sahur bersama dan Shalat Subuh berjamaah.


Setelah itu  rumah warga yang dikunjungi itu kemudian dibedah hingga layak huni. Program tersebut terus bertahan hingga 2019  sebelum masa pandemi COVID-19.
 

"Tahun ini  Pemerintah Kota Padang mengganti nama program tersebut menjadi Semalam di Palanta sama dengan Singgah Sahur namun beda kemasan," kata dia.


Pada program baru ini, warga kurang mampu yang akan menginap di rumah dinas Wali Kota Padang untuk kemudian akan berbuka, sahur bersama dan shalat subuh berjamaah dengan Wali Kota Padang. Termasuk mengikuti ibadah selama Ramadhan bersama di Rumah Dinas Wali Kota selama satu malam.  


"Jika pada Singgah Sahur Wali Kota mengunjungi rumah warga yang menjadi sasaran bedah rumah, sedangkan pada kegiatan Semalam di Palanta  warga sasaran yang menginap di Rumah Dinas Wali Kota," kata dia.


Program Semalam di Palanta  menjadi terobosan baru bagi Pemkot Padang. Termasuk program lain yang sudah disiapkan.


Pada sisi lain, sebanyak 66 rumah ibadah yang terdiri dari 33 masjid dan 33 mushalla akan dikunjungi selama Ramadhan .


 Masjid dan mushalla dikunjungi Tim Safari Ramadhan Pemko Padang  termasuk program Subuh Mubarakah" yang dimulai pada tahun ini dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.




 

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2024