Penyebab perang opini antara Ibrahimovic dan LeBron James terus berlanjut
Rabu, 3 Maret 2021 6:34 WIB
Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic saat bertanding melawan Inter Milan pada 21 Februari 2021 di Stadion San Siro, Milan. (AFP/MIGUEL MEDINA)
Jakarta, (ANTARA) - Striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic menegaskan kembali keyakinannya bahwa atlet semestinya hanya mengurusi olahraga ketika menyampaikan pendapatnya yang dialamatkan kepada bintang Los Angeles Lakers LeBron James.
Berbicara dalam jumpa pers Selasa waktu setempat menjelang awal festival musik Sanremo di Italia yang dituanrumahi Ibrahimovic, dia menyampaikan komentarnya itu.
"Atlet menyatukan dunia, politik memecah belah dunia," kata Ibra dalam laman ESPN. "Peran kita adalah menyatukan dunia dengan apa yang bisa kita lakukan. Atlet semestinya menjadi atlet dan politisi semestinya berpolitik."
Dalam wawancara untuk UEFA for Discovery+ di Swedia, Kamis pekan lalu, Ibrahimovic berkata, "(LeBron) fenomenal pada apa yang dia kerjakan, tetapi saya tak suka manakala orang dengan status semacam itu berpolitik pada saat yang sama."
"Lakukan apa yang menjadi keahlian Anda. Lakukan kategori yang Anda kerjakan. Saya bermain sepak bola karena bermain sepak bola adalah keahlian saya."
"Saya tak bermain politik. Seandainya saya ingin menjadi politisi, maka saya akan berpolitik. Itu adalah kesalahan pertama yang orang lakukan manakala orang itu terkenal dan memiliki status tertentu. Hindari hal itu. Kerjakan saja yang Anda bisa karena itu tak terlihat baik."
Pernyataan ini dibalas James yang menyatakan bahwa adalah panggilan hatinya untuk turut menyuarakan keprihatinan masyarakat.
Berbicara dalam jumpa pers Selasa waktu setempat menjelang awal festival musik Sanremo di Italia yang dituanrumahi Ibrahimovic, dia menyampaikan komentarnya itu.
"Atlet menyatukan dunia, politik memecah belah dunia," kata Ibra dalam laman ESPN. "Peran kita adalah menyatukan dunia dengan apa yang bisa kita lakukan. Atlet semestinya menjadi atlet dan politisi semestinya berpolitik."
Dalam wawancara untuk UEFA for Discovery+ di Swedia, Kamis pekan lalu, Ibrahimovic berkata, "(LeBron) fenomenal pada apa yang dia kerjakan, tetapi saya tak suka manakala orang dengan status semacam itu berpolitik pada saat yang sama."
"Lakukan apa yang menjadi keahlian Anda. Lakukan kategori yang Anda kerjakan. Saya bermain sepak bola karena bermain sepak bola adalah keahlian saya."
"Saya tak bermain politik. Seandainya saya ingin menjadi politisi, maka saya akan berpolitik. Itu adalah kesalahan pertama yang orang lakukan manakala orang itu terkenal dan memiliki status tertentu. Hindari hal itu. Kerjakan saja yang Anda bisa karena itu tak terlihat baik."
Pernyataan ini dibalas James yang menyatakan bahwa adalah panggilan hatinya untuk turut menyuarakan keprihatinan masyarakat.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inter Milan ke semifinal Coppa Italia setelah menang tipis 2-1 atas Torino
05 February 2026 6:19 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB