PDI Perjuangan bangun kantor di Mentawai
Sabtu, 12 Desember 2020 21:08 WIB
Peletakan batu pertama Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dihadiri sejumlah pengurus DPP di Tua Peijat, Sabtu. (Istimewa)
Padang, (ANTARA) - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Utut Adianto letakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan di Km 8 Tua Peijat Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Sabtu(12/12).
“Kehadiran kantor ini, diharapkan makin meningkatkan aktivitas kepartaian terutama dalam melayani masyarakat dengan semangat gotong-royong yang jadi ciri khas kita,” kata dia dalam pernyataan tertulis di Padang, Sabtu.
Selain meletakan batu pertama, Utut juga melantik pengurus anak cabang atau tingkat kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Mentawai dan melantik pengurus sayap serta badan partai.
Dalam lima tahun ke depan, DPC PDI Perjuangan Mentawai akan dikomandoi Ibrani Sababalat dengan Hendri Dori Satoko sebagai sekretaris dan Nelson Sikarebau yang jadi bendaharanya.
Utut yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan itu berkunjung ke kabupaten kepulauan itu bersama Sekretaris Fraksi/Ketua DPP Bambang Wuryanto dan Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman.
Dalam kunjungan itu dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI seperti Dede Indra Permana (Anggota DPR Komisi 1), Masinton Pasaribu (Anggota DPR Komisi 11), Rezki Aprillia (Anggota DPR Komisi 4) dan Bob Sitepu (Anggota DPR Komisi 5).
Kemudian, ikut hadir Ketua Fraksi PDIP Albert Hendra Lukman, Ketua Komisi I DPRD Sumbar Syamsul Bahri Bupati Mentawai Yudas Sabagalet serta kader lainnya.
Usai pelantikan pengurus DPC PDI Perjuangan Mentawai, Bambang Wuryanto mwengingatkan banteng Mentawai tentang ajaran Bung Karno terkait “Partai yang memikul nature dan terpikul nature.”
Partai yang segala-galanya cocok dengan kemauan nature, dalam melaksanakan fungsi tiga pilar partai yaitu eksekutif, legislatif dan struktur partai.
“Kehadiran tiga pilar partai dalam melaksanakan fungsinya, harus bisa menambah tenaga kaum marhaen,” terang Bambang.
Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Ideologi ini dikembangkan oleh Presiden pertama Negara Republik Indonesia, Ir Soekarno yang diterapkan sesuai natur dan kultur Indonesia.
*Jangan Tertidur*
Sementara, Alex Indra Lukman mengingatkan, pelantikan pengurus serta sayap dan badan partai se-Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, merupakan bagian konsolidasi organisasi.
“Jangan sampai kader banteng tertidur, karena agenda demokrasi nasional berikutnya masih empat tahun lagi. Yang terdekat, adalah pemilihan bupati/wakil bupati Mentawai. Segera rapatkan barisan untuk mempertahankan kemenangan,” kata dia menegaskan.
Sebagai cabang pelopor, kinerja kader PDI Perjuangan Mentawai sudah teruji. Selang 20 tahun terakhir, kursi kepala daerah selalu berhasil direbut.
Begitu juga di parlemen, mayoritas kursi parleman berhasil dikuasai sekaligus mengantarkan kader banteng sebagai pimpinan DPRD. (*)
“Kehadiran kantor ini, diharapkan makin meningkatkan aktivitas kepartaian terutama dalam melayani masyarakat dengan semangat gotong-royong yang jadi ciri khas kita,” kata dia dalam pernyataan tertulis di Padang, Sabtu.
Selain meletakan batu pertama, Utut juga melantik pengurus anak cabang atau tingkat kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Mentawai dan melantik pengurus sayap serta badan partai.
Dalam lima tahun ke depan, DPC PDI Perjuangan Mentawai akan dikomandoi Ibrani Sababalat dengan Hendri Dori Satoko sebagai sekretaris dan Nelson Sikarebau yang jadi bendaharanya.
Utut yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan itu berkunjung ke kabupaten kepulauan itu bersama Sekretaris Fraksi/Ketua DPP Bambang Wuryanto dan Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman.
Dalam kunjungan itu dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI seperti Dede Indra Permana (Anggota DPR Komisi 1), Masinton Pasaribu (Anggota DPR Komisi 11), Rezki Aprillia (Anggota DPR Komisi 4) dan Bob Sitepu (Anggota DPR Komisi 5).
Kemudian, ikut hadir Ketua Fraksi PDIP Albert Hendra Lukman, Ketua Komisi I DPRD Sumbar Syamsul Bahri Bupati Mentawai Yudas Sabagalet serta kader lainnya.
Usai pelantikan pengurus DPC PDI Perjuangan Mentawai, Bambang Wuryanto mwengingatkan banteng Mentawai tentang ajaran Bung Karno terkait “Partai yang memikul nature dan terpikul nature.”
Partai yang segala-galanya cocok dengan kemauan nature, dalam melaksanakan fungsi tiga pilar partai yaitu eksekutif, legislatif dan struktur partai.
“Kehadiran tiga pilar partai dalam melaksanakan fungsinya, harus bisa menambah tenaga kaum marhaen,” terang Bambang.
Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Ideologi ini dikembangkan oleh Presiden pertama Negara Republik Indonesia, Ir Soekarno yang diterapkan sesuai natur dan kultur Indonesia.
*Jangan Tertidur*
Sementara, Alex Indra Lukman mengingatkan, pelantikan pengurus serta sayap dan badan partai se-Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, merupakan bagian konsolidasi organisasi.
“Jangan sampai kader banteng tertidur, karena agenda demokrasi nasional berikutnya masih empat tahun lagi. Yang terdekat, adalah pemilihan bupati/wakil bupati Mentawai. Segera rapatkan barisan untuk mempertahankan kemenangan,” kata dia menegaskan.
Sebagai cabang pelopor, kinerja kader PDI Perjuangan Mentawai sudah teruji. Selang 20 tahun terakhir, kursi kepala daerah selalu berhasil direbut.
Begitu juga di parlemen, mayoritas kursi parleman berhasil dikuasai sekaligus mengantarkan kader banteng sebagai pimpinan DPRD. (*)
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Hj Rahmah El Yunusiyyah Pahlawan Nasional Bidang Perjuangan Pendidikan Islam
10 November 2025 13:38 WIB
Mengenal Desa Nunuk Baru di Majalengka, Reforma Agraria hadi akhir perjuangan menjaga warisan leluhur
04 November 2025 9:57 WIB
Wako Fadly Amran : Lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan kontribusi nyata bagi bangsa
17 August 2025 11:46 WIB