Kasus positif COVID-19 di Pasaman Barat bertambah sembilan orang
Rabu, 18 November 2020 19:06 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Pasaman Barat, Gina Alecia saat menyampaikan penambahan kasus COVID-19 di Simpang Empat, Rabu. (antarasumbar/Istimewa)
Simpang Empat (ANTARA) - Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali bertambah sembilan orang, Rabu.
"Dengan bertambahnya sembilan orang maka jumlah kasus positif meningkat menjadi 220 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Pasaman Barat, Gina Alecia di Simpang Empat, Rabu.
Ia mengatakan dari 220 kasus itu, 166 orang sembuh, meninggal dunia 15 orang dan 38 orang masih positif dan menjalani isolasi dan karantina.
Menurutnya penambahan sembilan orang itu berdasarkan informasi Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand pada Rabu (18/11).
Sembilan orang itu adalah laki-laki inisial E (50), warga Jorong Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo yang merupakan kontak erat dengan pasien konfirmasi positif sebelumnya. Pasien juga merupakan pasien konfirmasi positif kasus infeksi berulang.
Kemudian perempuan inisial S (38) warga Jorong Sukamenanti, Kecamatan Pasaman yang merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
Perempuan inisial SFM (47), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, perempun inisial DF (38 ), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman dan laki-laki inisial DA (46), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman.
Selanjutnya perempuan YN (39), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, laki-laki inisial MA (34) warga Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman.
Kemudian perempuan inisial MH (37) dan perempuan WDR (13) warga Jorong Padang Halaban, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie merupakan pasien Suspek COVID-19 dan diduga kontak dengan kasus positif.
"Saat ini seluruh pasien konfirmasi positif melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Pasaman Barat dan direncanakan diisolasi di RSUD Pasaman Barat, RS Yarsi Simpang Empat dan Diklat BKPSDM Talu," jelasnya.
Pihaknya saat ini sudah melaksanakan langkah cepat proses pelacakan atau tracking untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Pasaman Barat.
Ia mengajak kerjasama dalam menghambat laju penularan COVID-19 ini dengan selalu bersikap koperatif serta selalu bersikap tenang.
Ia meminta dukungan seluruh masyarakat untuk selalu bekerja sama membasmi penyebaran COVID-19 dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Mari rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan," ajaknya. ***3***
"Dengan bertambahnya sembilan orang maka jumlah kasus positif meningkat menjadi 220 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Pasaman Barat, Gina Alecia di Simpang Empat, Rabu.
Ia mengatakan dari 220 kasus itu, 166 orang sembuh, meninggal dunia 15 orang dan 38 orang masih positif dan menjalani isolasi dan karantina.
Menurutnya penambahan sembilan orang itu berdasarkan informasi Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand pada Rabu (18/11).
Sembilan orang itu adalah laki-laki inisial E (50), warga Jorong Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo yang merupakan kontak erat dengan pasien konfirmasi positif sebelumnya. Pasien juga merupakan pasien konfirmasi positif kasus infeksi berulang.
Kemudian perempuan inisial S (38) warga Jorong Sukamenanti, Kecamatan Pasaman yang merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi positif sebelumnya.
Perempuan inisial SFM (47), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, perempun inisial DF (38 ), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman dan laki-laki inisial DA (46), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman.
Selanjutnya perempuan YN (39), warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, laki-laki inisial MA (34) warga Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman.
Kemudian perempuan inisial MH (37) dan perempuan WDR (13) warga Jorong Padang Halaban, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie merupakan pasien Suspek COVID-19 dan diduga kontak dengan kasus positif.
"Saat ini seluruh pasien konfirmasi positif melakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Pasaman Barat dan direncanakan diisolasi di RSUD Pasaman Barat, RS Yarsi Simpang Empat dan Diklat BKPSDM Talu," jelasnya.
Pihaknya saat ini sudah melaksanakan langkah cepat proses pelacakan atau tracking untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Pasaman Barat.
Ia mengajak kerjasama dalam menghambat laju penularan COVID-19 ini dengan selalu bersikap koperatif serta selalu bersikap tenang.
Ia meminta dukungan seluruh masyarakat untuk selalu bekerja sama membasmi penyebaran COVID-19 dengan selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Mari rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan," ajaknya. ***3***
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Yuridis Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan pemeriksaan tanah untuk sertifikasi aset Pemerintah Nagari Lubuk Layang
13 February 2026 9:43 WIB
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan pengumpulan data yuridis PTSL 2026 di Nagari Lansek Kadok
13 February 2026 9:41 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Pemkab Pasaman Barat perkuat mitigasi resiko hukum melalui kerja sama dengan kejaksaan
12 February 2026 16:46 WIB