Padang (ANTARA) - Himpunan Tjinta Teman (HTT) Kota Padang menggelar tes usap bagi masyarakat di daerah itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ketua Bidang Operasional HTT Padang Albert Hendra Lukman di Padang, Jumat, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Pemprov Sumbar dan dr Andani dalam pelaksanaan tes usap ini.

Menurut dia tes ini diikuti dari anggota HTT dan juga masyarakat umum. Untuk tahap pertama 150 orang yang melakukan tes usap.

"Kita nanti menggelar tes tahap kedua agar sebaran masyarakat yang telah tes usap banyak," kata dia.

Menurut dia dengan adanya tes usap ini masyarakat bisa jelas mana yang terpapar dan mana yang tidak.

Bagi yang terpapar tentu akan diberikan penanganan khusus agar virus ini tidak menyebar.

"Bagi yang negatif hendaknya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas," kata dia.

Selain itu pihaknya juga mengedukasi masyarakat agar tidak takut mengikuti tes usap.

"Salah satu target kita adalah bagaimana komunitas Tionghoa Padang ini tidak takut menjalani ted usap karena banyak info negatif yang tersebar bahwa tes usap ini sakit dan lainnya," kata dia.

Sementara itu Sekdaprov Sumatera Barat Alwis mengapresiasi langkah yang dilakuakan oleh HTT Padang dalam mencegah penyebaran virus.

"Upaya yang harud dilakukan memang melakukan tes sebanyak mungkin untuk mengetahui pemetaan virus dan dilakukan penanganan dengan baik," kata dia.

Menurut dia Pemprov Sumbar memang menggratiskan tes usap kepada masyarakat di daerah itu namun anggaran dibebankan kepada APBD Sumbar dan jika swasta ata organisasi yang melakukan tentu membutuhkan dana yang cukup besar.

Menurut dia yang yang dilakukan HTT telah membantu pemerintah dalam mencegah dan penelusuran kasus pandemi

'Dengan adanya tracing dan tracking maka pengendalian COVID-19 dapat dilakukan dengan perencanaan yang baik," kata dia.

Selama pandemi COVID-19, Hubungan Tjinta Teman (HTT) telah melakukan aksi sosial mulai dari memberikan bantuan APD bagi tenaga kesehatan, pendistrbusian nasi bungkus bagi masyarakat setiap hari selama PSBB, penyemprotan disenfektan kepada rumah masyarakat dan perkantoran dan lainnya.