Dua pejabat Solok Selatan positif COVID-19
Jumat, 25 September 2020 21:04 WIB
Seorang Aparatur Sipil Negara di sekretariat Daerah Solok Selatan bersiap melakukam tes usap karena pernah kontak dengan salah seorang pejabat yang positif COVID-19, Jumat. (antarasumbar/Istimewa)
Padang Aro (ANTARA) - Dua orang pejabat di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yaitu Kepala Bagian di sekretariat Daerah EST (56) dan Kepala Bidang di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hd (56) dinyatakan positif COVID-19.
"Bapak EST melakukan tes usap di Puskesmas Andalas kota Padang pada 23 September 2020 dan hari ini hasilnya keluar dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19," kata Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solok Selatan, Novirman di Padang Aro, Jumat.
Kedua pejabat ini berdomisili di Padang dan pada 21 september EST menunjukkan gejala demam dan gangguan penciuman sehingga ia melakukan tes usap pada 23 September 2020.
Sedangkan istri EST yaitu Hd (56) juga menunjukkan gejala demam dan pilek serta melakukan tes usap dihari dan tempat yang sama.
Dia mengatakan, hari ini pegawai yang kontak erat baik di Sekretariat Daerah maupun di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diambil sampel tes usapnya.
"Setelah dua orang pejabat ini dinyatakan positif COVID-19 kami langsung melakukan tracing dan semua yang kontak erat dilakukan tes usap guna mencegah penularannya," ujarnya.
Untuk hari ini Solok Selatan memeriksa 233 spesimen dan bagi warga yang merasa kontak dengan kedua pasien ini diharapkan melaporkan diri.
Dia menyebutkan, hingga saat ini Solok Selatan sudah memeriksa 3.095 spesimen dengan hasil 23 dinyatakan positif COVID-19.
Dari 23 orang yang dinyatakan positif COVID-19, katanya 13 orang dinyatakan sembuh sedangkan 10 orang lagi melakukan isolasi.
Dari 10 orang tersebut lima orang melakukan isolasi mandiri, dua di RSUP M Djamil, satu di RSUD setempat dan satu orang lagi di Semen Padang Hospital.
"Positivity rate Solok Selatan sampai hari ini 0,74 persen," ujarnya.
"Bapak EST melakukan tes usap di Puskesmas Andalas kota Padang pada 23 September 2020 dan hari ini hasilnya keluar dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19," kata Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solok Selatan, Novirman di Padang Aro, Jumat.
Kedua pejabat ini berdomisili di Padang dan pada 21 september EST menunjukkan gejala demam dan gangguan penciuman sehingga ia melakukan tes usap pada 23 September 2020.
Sedangkan istri EST yaitu Hd (56) juga menunjukkan gejala demam dan pilek serta melakukan tes usap dihari dan tempat yang sama.
Dia mengatakan, hari ini pegawai yang kontak erat baik di Sekretariat Daerah maupun di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan diambil sampel tes usapnya.
"Setelah dua orang pejabat ini dinyatakan positif COVID-19 kami langsung melakukan tracing dan semua yang kontak erat dilakukan tes usap guna mencegah penularannya," ujarnya.
Untuk hari ini Solok Selatan memeriksa 233 spesimen dan bagi warga yang merasa kontak dengan kedua pasien ini diharapkan melaporkan diri.
Dia menyebutkan, hingga saat ini Solok Selatan sudah memeriksa 3.095 spesimen dengan hasil 23 dinyatakan positif COVID-19.
Dari 23 orang yang dinyatakan positif COVID-19, katanya 13 orang dinyatakan sembuh sedangkan 10 orang lagi melakukan isolasi.
Dari 10 orang tersebut lima orang melakukan isolasi mandiri, dua di RSUP M Djamil, satu di RSUD setempat dan satu orang lagi di Semen Padang Hospital.
"Positivity rate Solok Selatan sampai hari ini 0,74 persen," ujarnya.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN UP3 Solok hadirkan harapan di Hari Pendidikan Nasional: Tebar semangat dan dukungan nyata untuk pelajar kurang mampu
11 May 2026 17:02 WIB
BPBD Kabupaten Solok lirik Sepablock PT Semen Padang untuk Huntap korban bencana
11 May 2026 10:28 WIB
Sinergi PLN dan Pemkab Solok Selatan akselerasi BPBL untuk pemerataan akses listrik
11 May 2026 9:21 WIB
Menuju Jambore Nasional 2026, Kwarcab 0302 Kabupaten Solok Gelar Seleksi Akhir Peserta
09 May 2026 21:13 WIB