Nadal Hancurkan Raonic untuk Hadapi Almagro
Minggu, 28 April 2013 8:34 WIB
Barcelona, (Antara/AFP) - Rafael Nadal menjaga harapan-harapannya tetap hidup untuk meraih gelar kedelapan di Barcelona Terbuka pada Sabtu, ketika ia menantikan penundaan karena hujan sebelum menghancurkan petenis Kanada Milos Raonic dengan skor 6-4, 6-0 pada semifinal mereka.
Petenis 26 tahun itu melakukan kebangkitan gemilan dari keterpurukan pada 2012 ketika ia harus absen selama tujuh bulan dari Juli sampai Februari dengan masalah-masalah pada lututnya. Kesuksesannya di Barcelona menandai final berturut-turut keenamnya sejak ia kembali bermain.
Unggulan kedua ini akan menghadapi sesama petenis Spanyol nicolas Almagro pada Minggu, setelah unggulan keempat itu menaklukkan petenis Jerman Philipp Kohlschreiber 6-2, 6-1 pada pertandingan yang berlangsung tidak sampai satu jam.
"Apapun yang terjadi besok ini adalah turnamen hebat bagi saya," kata petenis peringkat lima dunia itu. "Enam final dari enam (turnamen) sejak saya kembali dari cedera merupakan hal yang fantastis. Apa lagi yang dapat lebih baik. Saya begitu gembira dapat kembali berada di final."
Semifinal dimainkan secara simultan di Real Club de Tenis setelah hujan menunda dimulainya pertandingan selama hampir lima jam. Baik Nadal dan Raonic memenangi dua pertandingan pada Jumat, pada ajang yang sebelumnya tertunda karena hujapada Kamis.
Nadal menggenggam rekor sempurna 9-0 atas Almagro dan telah mengalahkan kompatriotnya itu di semifinal Acapulco musim ini.
Raonic mencuplikasi penampilan empat besarnya di sini dari 2012, namun ia dihentikan Nadal pada menit ke-72, di mana Nadal tidak kesulitan dengan kondisi lapangan yang basah dan berat.
Nadal memperpanjang rentetan kemenangannya di Barcelona menjadi 38 pertandingan dan memiliki rekor 39-1 di turnamen ini, di mana satu-satunya kekalahannya diderita satu dekade silam dari Alex Corretja, yang saat ini menjadi kapten tim Piala Davis Spanyol.
Nadal mempertajam rekornya menjadi 3-0 atas Raonic, setelah menaklukkan petenis Kanada itu di turnamen lapangan keras Tokyo selama dua tahun berturut-turut, 2010 dan 2011.
Sang juara bertahan menyerahkan service game pembukanya saat melawan Raonic, namun ia dengan cepat balik mematahkan serve lawannya saat ia mulai mendominasi permainan.
Nadal kembali melakukan break pada game ketujuh dan memenangi set pembuka dalam waktu 40 menit dalam kesempatan keduanya, sebelum melaju kencang di set kedua.
Almagro mendominasi permainan atas lawannya Kohlschreiber, ketika petenis Spanyol itu melaju ke pertandingan perebutan gelar dalam waktu 52 menit dengan melakukan empat break.
Almagro, yang mencapai semifinal pada 2006 dan 2011, memperbaiki catatan head-to-headnya melawan unggulan kedelapan Kohlschreiber, untuk meraih lima kemenangan dan tiga kekalahan melalui permainan gemilang.
Petenis Spanyol itu berniat untuk meraih gelar ke-13 dalam karirnya namun ia menghadapi tugas berat setiap kali menghadapi Nadal.
"Nico bermain di level yang sangat tinggi, ia memiliki pekan yang hebat," kata Nadal. "Saya harus agresif dan mendominasi angka demi angka, berat melawan pemain seperti dirinya." (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Piala Dunia 2026 : Ronaldo dan Felix antar Portugal hancurkan Armenia 5-0
07 September 2025 5:08 WIB