Cegah penyebaran corona, KPAI: orang tua jangan ajak jalan-jalan anak yang diliburkan
Senin, 16 Maret 2020 9:35 WIB
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. (ANTARA/Dewanto Samodro)
Jakarta, (ANTARA) - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak mengajak jalan-jalan anaknya yang diliburkan dari sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona yang dapat menyebabkan COVID-19.
"Orang tua perlu mendampingi anak-anaknya tetap belajar dan bermain di rumah, tidak memanfaatkan libur sekolah untuk jalan-jalan ke mal, bioskop atau tempat-tempat keramaian," kata Susanto dihubungi di Jakarta, Senin.
Susanto memuji langkah pemerintah dan sejumlah pemerintah daerah yang meliburkan sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona dan COVID-19 di kalangan anak-anak.
Menurut Susanto, hal itu merupakan langkah penting agar semangat mencegah anak terpapar virus corona dan terinfeksi COVID-19 bisa berjalan secara efektif.
Karena itu, Susanto juga mendukung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo dan sejumlah kementerian dan lembaga yang memberikan ruang bagi aparatur sipil negara untuk bekerja di rumah.
"Tentu perlu diatur secara cermat dan tepat. Prinsipnya segala potensi yang memungkinkan penyebaran virus corona mesti dicegah secara dini," tuturnya.
Hal serupa juga Susanto harapkan dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah agar pekerja swasta juga bisa bekerja dari rumah. Selain melakukan isolasi mandiri mencegah penyebaran virus corona, juga mendampingi anak-anaknya belajar dan bermain di rumah.
"Sejauh yang saya tahu Menaker juga sudah memberikan imbauan agar perusahaan mengantisipasi, mencegah dan mengedukasi pekerja terkait pencegahan virus corona," katanya. (*)
"Orang tua perlu mendampingi anak-anaknya tetap belajar dan bermain di rumah, tidak memanfaatkan libur sekolah untuk jalan-jalan ke mal, bioskop atau tempat-tempat keramaian," kata Susanto dihubungi di Jakarta, Senin.
Susanto memuji langkah pemerintah dan sejumlah pemerintah daerah yang meliburkan sekolah untuk mencegah penyebaran virus corona dan COVID-19 di kalangan anak-anak.
Menurut Susanto, hal itu merupakan langkah penting agar semangat mencegah anak terpapar virus corona dan terinfeksi COVID-19 bisa berjalan secara efektif.
Karena itu, Susanto juga mendukung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo dan sejumlah kementerian dan lembaga yang memberikan ruang bagi aparatur sipil negara untuk bekerja di rumah.
"Tentu perlu diatur secara cermat dan tepat. Prinsipnya segala potensi yang memungkinkan penyebaran virus corona mesti dicegah secara dini," tuturnya.
Hal serupa juga Susanto harapkan dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah agar pekerja swasta juga bisa bekerja dari rumah. Selain melakukan isolasi mandiri mencegah penyebaran virus corona, juga mendampingi anak-anaknya belajar dan bermain di rumah.
"Sejauh yang saya tahu Menaker juga sudah memberikan imbauan agar perusahaan mengantisipasi, mencegah dan mengedukasi pekerja terkait pencegahan virus corona," katanya. (*)
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021